Pos polisi di Jalan Thamrin Jakarta yang hancur terkena bom bunuh diri 14 Januari 2016 (Foto : Erabaru.net)

JAKARTA – Ratusan relawan dan warga jakarta berkumpul di sekitar gedung Sarinah Jakarta untuk berbela sungkawa atas jatuhnya korban dalam peristiwa teror kemarin di lokasi tersebut, Kamis, 14 Januari 2016. Aksi damai ini merupakan bentuk solidaritas warga dalam rangka bergandengan tangan untuk melawan segala bentuk teror. Seknas Jokowi adalah bagian dari warga masyarakat yang tidak takut akan teror yang dilancarkan teroris.

DPN Seknas Jokowi menyatakan mengutuk keras peledakan bom yang terjadi  pada hari itu.  Teror bom tersebut merupakan upaya untuk menjatuhkan pemerintahan dengan menciptakan suasana yang tidak kondusif bagi perekonomian nasional. Karena itu masyarakat mesti tenang  dan tidak usah takut atau cemas menghadapi aksi terorisme ini, serta jangan sampai mempercayai informasi dan isu yang tidak benar yang bertebaran di media social dan dunia maya yang justru memperkeruh suasana.

“Prinsip terorisme adalah membunuh satu orang untuk menyebarkan ketakutan kepada jutaan orang. Jangan bantu teroris dengan turut menyebarkan ketakutan dan foto korban berlebihan. Mereka ingin kita overreact dan hidup dalam ketakutan,” tandas Ketua Umum DPN Seknas Jokowi, M. Yamin dalam rilisnya di Jakarta, Jumat (15/1/2016).

Karena itu, Seknas Jokowi meminta kepada masyarakat untuk tidak menjadikan psikologi dunia rusak dengan membuat hastag atau menyebarluaskan (buzzer) peristiwa ini yang akan membuat perhatian dunia tertuju pada peristiwa di Jakarta ini. Sebab jika peristiwa ini menyebar luas yang bertendensi negatif menunjukan ketakutan masyarakat dan ketidakmampuan aparat keamanan dalam menanggulangi gerakan terorisme.

Tak hanya itu, Seknas Jokowi menilai perdagangan dalam negeri juga akan menurun, investor cemas dan menarik investasinya, Rupiah terjun bebas, kredit gagal bayar, inflansi dan pada akhirnya akan terjadi krisis ekonomi yang berbahaya bagi bangsa. Sebaliknya relawan Jokowi ini mengimbau jika masyarakat ingin melakukan kampanye sosial disarankan untuk menyebarluaskan informasi yang berkaitan dengan peristiwa teror ini secara lebih positif.

DPN Seknas Jokowi juga memberikan apresiasi atas kinerja aparat kepolisian (Polri) dalam menangani aksi teror bom di Jakarta hari ini, serta berharap aksi terorisme di Indonesia bisa diberantas hingga tuntas. Lembaga ini juga menyatakan mendukung pernyataan Presiden Jokowi bahwa negara, bangsa dan rakyat Indonesia tidak boleh takut, tidak boleh kalah oleh aksi terror seperti itu, dan masyarakat tetap harus tenang karena semua terkendali.

“Terakhir, marilah kita mendoakan untuk Jakarta dan Indonesia yang lebih aman. Indonesia damai tanpa kekerasan. Kami tidak takut,” pungkasnya. (asr)

Share

Video Popular