YOGYAKARTA – Badan Narkotika Provinsi (BNNP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berhasil mengamankan 4 orang diduga tersangka penyalahgunaan Narkoba yang berprofesi sebagai kepala wilayah dan kepala cabang bank swasta nasional di Yogyakarta. Keempat tersangka tersebut berinisial FAP, DAS ,CKH, dan LS. Selain itu, petugas juga berhasil meringkus seorang pria berinisial IW alias KST di daerah Tegal, Jawa Tengah yang merupakan kurir penjual barang haram tersebut kepada tersangka FAP.

Humas BNN dalam siaran persnya dikutip Selasa (19/1/2016) merilis secara keseluruhan barang bukti yang berhasil diamankan oleh petugas dari kedua TKP diantaranya 16 paket sabu, 24 plastik klip yang di dalamnya berisi sabu, ½ butir ekstasi, 2 butir tablet alganax (psikotropika), 128 buah pipet kaca. Barbuk lainnya adalah 1 buah pipa kaca cangklong, satu buah sendok pipet, 4 buah telepon genggam, uang tunai sebesar Rp 4.618.000,- dan berbagai alat yang digunakan untuk mengonsumsi Narkoba.

Penangkapan para tersangka berawal dari laporan masyarakat mengenai adanya peredaran dan penyalahgunaan Narkotika oleh empat orang petinggi bank swasta nasional di Yogyakarta. Berdasarkan informasi tersebut petugas melakukan penyelidikan sejak 4 Januari 2016. Kemudian pada Jumat (8/1/2016) sekitar pukul 23.00 WIB petugas melakukan penggeledahan di dua buah kamar dalam sebuah hotel berbintang di Jalan Sudirman, Kelurahan Terban, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta.

Berdasarkan penggeledahan tersebut petugas menemukan alat penghisap sabu dan mengamankan 4 orang tersangka yang positif menggunakan Narkoba dari hasil tes urine. Berangkat dari hasil pemeriksaan terhadap 4 orang tersangka tersebut, petugas selanjutnya mengadakan pengembangan dan mendapati informasi barang haram yang dikonsumsi para tersangka di dapatkan dari IW alias KST yang berada di daerah Tegal, Jawa Tengah.

Selanjutnya petugas melakukan penyelidikan di sekitar rumah tersangka IW di Jl. Perum Gerai Widuri RT.8/RW.6, Kelurahan Kejambon, Kota Tegal, Jawa Tengah dan di sekitar bengkel tempatnya bekerja yang terletak tak jauh dari rumahnya. Setelah berkoordinasi dengan Polsek dan aparat RT/RW setempat petugas melakukan penyergapan dan penggeledahan, Selasa (12/1).

Sejumlah paket sabu, psikotropika, dan alat untuk mengonsumsi Narkotika berhasil diamankan. IW alias KST yang diduga sebagai kurir tersebut juga positif menggunakan Narkotika jenis sabu dari hasil tes urine yang dilakukan. Kemudian IW dibawa ke BNNP DIY untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Atas kasus yang menjeratnya keempat tersangka FAP, DAS ,CKH, dan LS dikenakan pasal 112 ayat (1) atau Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan untuk tersangka IW dikenakan pasal 114 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (2) dan  Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal pidana mati. (asr)

Share

Video Popular