Stroke adalah penyakit jantung yang memiliki tingkat serangan dan kematian yang tinggi. Jika dapat memanfaatka momen saat baru terjadi stroke untuk segera mendapatkan perawatan, tidak hanya dapat terhindar dari kelumpuhan, bahkan juga dapat menyelamatkan nyawa. Jadi, pahami beberapa gejala stroke agar dapat menguasai kunci keselamatan jiwa.

Gejala awal stroke:

1. Anggota tubuh miring

Stroke kebanyakan menyerang orang berusia 50-70 tahun. Lemak yang mengendap pada pembuluh darah kian hari kian banyak sehingga menyumbat pembuluh darah. Sebelum menyerang umumnya akan terjadi gejala peringatan terlebih dahulu. Saat bangun tidur tiba-tiba wajah miring ke satu sisi, tidak dapat berbicara dengan jelas, mulut miring, air liur terus menetes, gerakan menjadi lamban, salah satu sisi tubuh tidak bertenaga, berjalan dengan miring dan tidak stabil atau tiba-tiba terjatuh. Ini diakibatkan oleh kurangnya aliran darah pada pembuluh darah otak, dan gangguan pada fungsi syaraf gerak.

2. Tubuh mati rasa

Wajah, lidah, bibir, kaki dan tangan seperti mati rasa dan tidak bisa digerakkan, saat tertawa wajah dan mulut miring, saat membuka mata terlihat gelap dan tidak bisa melihat dengan jelas, pendengaran menjadi lemah atau telinga berdengung. Ini diakibatkan oleh kurangnya darah pada pembuluh darat di otak sehingga memengaruhi fungsi indera perasa.

3. Linglung

Saat bangun tidur sulit sekali bangun dan merasa masih ingin tidur; orang yang tadinya lincah mendadak menjadi pendiam dan wajahnya tanpa ekspresi; terjadi kehilangan kesadaran sementara atau gerakan yang lamban.

4. Terus menguap

80% penderita stroke akibat kekurangan darah, pada 5-10 hari sebelum stroke menyerang tiba-tiba akan mengalami terus-menerus menguap secara tidak wajar.

5. Tekanan darah tidak normal

Tekanan darah tiba-tiba naik hingga melebihi 200/120 mmHg; atau tekanan darah tiba-tiba turun hingga di bawah 80/50 mmHg, adalah gejala akan terjadinya stroke.

6. Mimisan

Gejala yang harus diwaspadai adalah terjadinya mimisan yang mengeluarkan banyak darah, ditambah lagi keluarnya darah dari bawah mata, BAB berdarah, jika terjadi hal-hal tersebut menandakan seseorang akan mengalami stroke dalam kurun waktu 6 bulan.

Darah tinggi dan penyempitan pembuluh darah dapat mengakibatkan pecahnya pembuluh darah kecil di dalam rongga hidung. Dalam kasus mimisan, 10%-25% terjadi akibat darah tinggi. Hal ini disebabkan tekanan darah tinggi yang membuat pembuluh vena pada rongga hidung buntu dan membengkak, begitu tekanan darah berfruktuasi maka akan mudah menyebabkan pecahnya pembuluh vena.

7. Mendadak pusing

Pusing adalah gejala stroke yang paling sering dijumpai, bisa terjadi kapan saja sebelum stroke menyerang, terutama kerap terjadi pada saat bangun tidur pada pagi hari. Selain itu, gejala ini juga sering terjadi saat letih atau saat setelah mandi.

Terutama bagi penderita hipertensi, jika dalam 1-2 hari terjadi pusing sampai lebih dari 5 kali, maka bahaya terjadinya stroke atau infarksi akan semakin meningkat.

8. Sakit kepala parah

Sakit kepala parah yang terjadi mendadak juga dibarengi dengan kejang- kejang; disertai ngantuk; batuk sekuat tenaga akan semakin memperparah sakit kepala; sakit yang amat sangat akan membuat penderita terbangun dari tidur pada malam hari.

Jika Anda mengalami salah satu dari kondisi gejala stroke di atas, segeralah ke rumah sakit untuk diperiksa dan diobati. Begitu juga jika melihat orang-orang di sekitar kita mengalami gejala di atas segera periksakan ke RS. (Lie/Yant)

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular