JAKARTA – Investasi Nesia Pan Pacific Clothing merupakan perusahaan asal Korea Selatan hingga akhir tahun 2015 sebesar USD 14,5 juta untuk pembangunan dua pabrik di Jawa Tengah. Presiden Joko Widodo memberikan apresiasi terkait industri padat karya itu dengan meresmikan tiga agenda sekaligus di Wonogiri, Jawa Tengah, Jumat (22/1/2016).

Agenda itu meliputi Peresmian PT Nesia Pan Pacific Clothing, Peresmian Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil Surakarta, serta Peluncuran Program Investasi Padat Karya Menciptakan Lapangan Kerja di Wilayah Bali dan Nusa Tenggara.

“Dalam situasi ekonomi dunia tengah mengalami perlambatan, kita harus tetap optimis. Karena masih banyak peluang-peluang di negara kita yang bisa kita angkat jadi investasi dan lapangan kerja,” kata Jokowi.

Menteri Perindustrian, Saleh Husein memberikan apresiasi terhadap investasi yang dilakukan PT Nesia Pan Pacific Clothing dengan harapan dapat meningkatkan pertumbuhan industri dan ekonomi nasional. Dia menambahkan, industri TPT (tekstil dan produk tekstil) merupakan sektor penting dalam perekonomian Indonesia, mengingatkontribusinya terhadap PDB yang cukup signifikan.

“Hingga triwulan ketiga tahun 2015, sektor ini mampu menyumbang 1,17 persen terhadap PDB,” ujar dalam siaran pers Kemenprin.

PMA asal Korea Selatan ini dengan induk perusahaannya Pan-Pacific Co. Perusahaan yang didirikan di atas lahan seluas 12 hektare di Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah ini akan menambahkan investasinya pada tahun 2016 sebesar USD 14,5 juta untuk dua pabrik dan tahun 2017 sebesar USD 31 juta untuk tiga pabrik.

PT Nesia Pan Pacific Clothing menargetkan total investasi sebesar USD 60 juta untuk membangun tujuh pabrik dalam tiga tahap tersebut dan akan menyerap tenaga kerja sebanyak 12.600 orang. Kapasitas produksi perusahaan ini akan mencapai 24,1 juta pcs per tahun dari 126 lini yang dimiliki.

Seluruh produknya berupa pakaian jadi seperti celana, jaket, dan gaun akan dikirim ke pasar ekspor. PT Nesia Pan Pacific Clothing telah bekerjasama dengan H&M, Gap, Old Navy, Target, dan Tommy & Columbia yang memiliki kualifikasi dan standar pembeli internasional. (asr)

 

Share

Video Popular