Penghormatan kepada para pemain Shen Yun Performing Arts usai pertunjukan di War Memorial Opera House di San Francisco. (EPOCH TIMES)

Kini telah menginjak tahun ke- 10 pertunjukkan Shen Yun Performing Arts, para penonton membicarakan tentang harapan dan sukacita yang bersumber dari pertunjukan tersebut.

Hal pertama yang diperhatikan oleh penonton adalah warna. Saat tirai pertunjukan diangkat, panggung dipenuhi oleh sinar terang dan cahaya keemasan. Aliran lengan sutra dari kostum penari yang panjang dan berwarna-warni berputar-putar dan melayang di udara. Kostum penari selalu diselaraskan dalam kombinasi menarik yang menjadi fokus pandangan mata setiap penonton yang tak pernah menduga sebelumnya. Inilah seputar hal-hal yang dibicarakan penonton saat usai menyaksikan performa Shen Yun Performing Arts.

Selain itu, mereka juga mengingat bagaimana menyejukan dan menenangkan musiknya, juga menarik, tidak seperti yang pernah mereka dengar sebelumnya. Tarian, gerakan, pemain, teknis yang mengagumkan, serta alat musik yang memesona adalah aspek yang diingat oleh penonton di seluruh dunia ketika mencoba menjelaskan apa itu Shen Yun yang sangat memesona hati mereka. Mereka juga berbicara tentang harapan, sukacita, kekuatan, dan pengalaman yang tidak dapat diringkas dalam kata-kata.

“Ada kekuatan di dalam ruangan itu,” kata Sundura Norton, seorang koreografer yang berbasis di Houston dan mantan guru tari yang kini mendirikan sekolah tarinya sendiri. Sundura Norton dan suaminya, David, menyaksikan pertunjukan ini saat dimulainya pertunjukan keliling dunia tahun 2016, pada tanggal 29 Desember 2015. Dia mengatakan cara penari Shen Yun dalam membawakan tarian memukau hatinya.

“Anda takkan bisa menutup mata, bahkan Anda tidak ingin menutup mata. Semuanya begitu ajaib. Tariannya, keanggunannya, setiap gerakan adalah kesempurnaan,” tutur Mrs. Sundura. “Sungguh begitu kuat … Kekuatan seluruh pertunjukan membuat saya bergetar.”

Misi

Shen Yun Performing Arts adalah sebuah perusahaan seni pertunjukan yang berbasis di New York yang memiliki misi bersama menghidupkan kembali kebudayaan tradisional Tiongkok. Shen Yun dibentuk pada tahun 2006 dan kini telah merayakan tahun ke-10 dengan pertunjukan keliling dunia, lebih dari 400 kali show di lebih dari 100 kota di dunia.

Musim pertunjukan 2016 diawali di Kota Houston, AS, pada akhir Desember 2015 dan sekarang keempat grup pertunjukan Shen Yun yang sama jumlah personalnya, melakukan tur dunia secara serentak. Pada 13 – 17 Januari lalu, Shen Yun telah melakukan lima kali pertunjukan di gedung teater bergengsi Lincoln Center di New York, AS, sebelum melakukan pertunjukan kedua mereka pada bulan Maret mendatang.

Hampir setiap aspek dari perusahaan seni pertunjukan ini adalah unik: bentuk seni yang disajikan, misinya, dan produksinya. Hal ini dikarenakan kebudayaan tradisional Tiongkok usianya telah mendekati 5.000 tahun, yang pernah hampir mengalami kepunahan.

Seperti yang dijelaskan oleh situs resmi Shen Yun, jantung dan jiwa dari kebudayaan ini adalah seperangkat nilai-nilai spiritual dan prinsip-prinsip yang berasal dari aliran Buddhisme, Taoisme, dan Konghucu. Kepercayaan dan nilai-nilai inilah yang memainkan peran sebagai landasan dalam sejarah 5.000 tahun Tiongkok yang nyaris musnah dalam satu dekade di bawah kepemimpinan komunisme.

Namun demikian, nilai-nilai ini telah dihidupkan kembali di dalam tarian klasik Tiongkok Shen Yun hari ini.

Performa

Sandy Monroe, CEO dari sebuah perusahaan internasional, menggambarkan dirinya sebagai seorang yang memiliki sedikit toleransi terhadap ketidaksempurnaan. Ia sering melakukan perjalanan wisata dan menyaksikan banyak pertunjukan di seluruh dunia, baik itu simfoni, balet, dan opera. Dia mengatakan selalu melihat ada kekurangannya dan jarang benar-benar merasa puas.

Tapi dengan Shen Yun, “tingkat keterampilannya diatas rata-rata.” “Saya belum pernah melihat hal seperti itu,” katanya.

“Saya sangat pilih-pilih, dan saya sangat, sangat terkesan,” kata Sandy setelah melihat performa Shen Yun pada awal tahun baru lalu bersama istrinya, Sue, di Opera House Detroit.

Sandy merinci seberapa baik performa Shen Yun dan mengatakan akan merekomendasikannya. Penampilan berkaliber tinggi yang telah membuat suasana hati Sandy menjadi sangat baik (diluar dari kepresisian) adalah kemampuan para pemain yang sangat trampil untuk melayang.

“Anda merasa bahagia. Bahkan dalam pertunjukan sedih, Anda masih merasa bahagia pada akhirnya …. Semuanya senang,” kata Sandy. “Kami merasa semuanya sangat menggembirakan. Tariannya menggembirakan. Nyanyiannya menggembirakan, dan pesan spiritualnya penuh semangat.”

Pengaruhnya

Begitu tirai pertunjukan dibentangkan, sejarah kuno 5.000 tahun, dengan dunia dinasti-dinasti yang jauh lampau beserta para makhluk ilahinya masih menari dalam benak penonton, Ms. Shivinder Kaur, penonton dari Alameda, California, masih merasakan pesonanya.

“Luar biasa, melampaui imajinasi,” katanya pada 2 Januari lalu. “Seperti magic!” kata Ms. Kaur dan Mr. Andy Sabhlok saat menyaksikan performa yang hampir terjual habis tiketnya malam itu, di mana banyak pula penonton yang meneteskan air mata.

Biasanya saat awal pergantian tahun sering kali memicu refleksi diri dan resolusi untuk perbaikan diri, performa Shen Yun telah memberikan penonton refleksi makna yang lebih besar dari kehidupan mereka sendiri dan dunia di sekitar mereka.

“Tiga tujuan yang sangat bagus –belas kasih, sejati. Sejati adalah inti pertama dari segala sesuatu. Sayangnya, orang telah menjauh darinya,” kata Mr. Any. “Belas kasih adalah penting. Toleransi sangat penting. Semua tiga hal yang sangat penting.”

Reaksi mendalam seperti ini terhadap performa Shen Yun adalah umum terjadi. Di Houston, Barbara dan Martin Renteria, rekanan pemilik sebuah perusahaan penyelidikan swasta, merasa sangat takzim.

“Saya belum pernah melihat hal yang seperti itu. Anda seperti merasa istimewa telah diperkenankan melihat performa seperti ini. Sungguh indah,” kata Barbara Renteria.

Anne Vollink, seorang pianis klasik, menemukan bukan hanya inspirasi pribadi saja tetapi harapan terhadap masa depan kesenian setelah menyaksikan Shen Yun.

“Spektakuler… [bagi] seorang Amerika yang tidak memiliki kesempatan dalam budaya ini untuk melihat keanggunan, inspirasi, keindahan, ketepatan, elevasi, dan kemurnian. Sangat menyentuh,” kata Anne Vollink saat di Houston.

“Anda merasakan sesuatu dari para penari. Anda merasa sesuatu yang sangat indah, sangat pribadi, sangat mendalam, sangat kaya, sangat tulus, sangat tinggi,” katanya.

Dari pertunjukan Shen Yun di San Jose Center pada tanggal 2 Januari lalu, dua bersaudara Lynn Pentz dan Rene Besold memiliki pandangan yang lebih dalam dari apa yang mereka gambarkan sebagai pengalaman ilahi.

“Saya harus mengatakan, ini mungkin totalitas performa terbaik yang pernah saya lihat, tidak ada lain,” kata Lynn Pentz. Tidak ada pujian kecil dari produser acara yang telah dikenal secara global seperti Hands Across America dan Live Aid.

“Shen Yun adalah sebuah pengalaman transformasional, indah,” kata Lynn Pentz. “Ini perjalanan ke dalam lintas budaya, tidak hanya sejarah Tiongkok dan tradisi spiritual, tetapi juga kesempatan untuk hanya mengambil napas dalam-dalam dan mendapatkan jiwa Anda terisi oleh bentuk seni tertinggi.”

Performa tersebut begitu katarsis dan menggembirakan karena para senimannya menggunakan keberanian, kesadaran, dan keanggunannya untuk memengaruhi dan memajukan dunia, jelasnya. Untuk itu, dia mengatakan, “Sangat dan sangat berterima kasih.”

“Ini adalah representasi nyata dari apa itu kekuatan yang sesungguhnya,” kata Lynn Pentz. (Ajg)

Share
Tag: Kategori: KELUARGA

Video Popular