JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengumumkan pada saat ini sebagian besar wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan, dimana diprediksikan akan mencapai puncak musim hujan pada akhir Januari dan Februari 2016. Pada musim bersamaan kemunculan La Nina yang akan berdampak peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia.

Kepala BMKG, Mulyono R.Prabowo mengatakan meskipun saat ini El Nino masih berada dalam intensitas kuat, tetapi kondisinya terus meluruh dan diperkirakan akan memasuki fase netral pada bulan Maret/April 2016. “Diprediksikan adanya potensi kemunculan La Nina yang dapat berdampak pada meningkatnya curah hujan, terutama di wilayah Indonesia bagian selatan Khatulistiwa,” ujarnya dalam rilis BMKG dikutip Minggu (24/1/2016).

Data BMKG menyebutkan, pada akhir Januari 2016, terpantau beberapa fenomena atmosfer yang mempengaruhi cuaca di Indonesia menunjukkan indikasi mendukung untuk terjadinya potensi peningkatan curah hujan.

Kondisi Monsoon dingin Asia, menurut BMKG, diperkirakan akan semakin menguat dalam beberapa hari kedepan dan bersamaan dengan masuknya fase basah osilasi barat-timur (Madden Julian Oscillation) ke wilayah maritim kontinen (Indonesia) serta didukung juga dengan kondisi Moda Dipole yang mengindikasikan memberikan penambahan pasokan uap air khususnya di wilayah Indonesia bagian Barat.

Angin baratan kembali telah terbentuk, indek desakan udara dingin dari Asia (Cold Surge) mengindikasikan adanya kecenderungan meningkat dalam beberapa hari terakhir.  Tercatat mencapai 17,6, mengindikasikan peningkatan potensi pertumbuhan awan hujan yang signifikan di wilayah Indonesia bagian barat.

Diperkirakan potensi hujan akan meningkat dalam beberapa hari kedepan, khususnya di wilayah pantai barat Sumatera, Sumatera bagian utara dan Sumatera bagian selatan, Jawa, Bali, NTB, Sulawesi bagian tengah dan selatan, Maluku bagian tengah, dan Papua bagian tengah.

Selain itu diperkirakan terjadi peningkatan tinggi gelombang terutama di wilayah perairan selatan Jawa hingga Nusa Tenggara Barat, Laut Natuna, Selat Makassar, Laut Sulawesi, Perairan Kep. Sangihe, Laut Maluku, Perairan utara Papua dan Papua Barat. Terkait dengan hal tersebut, masyarakat diharapkan mewaspadai potensi peningkatan curah hujan yang dapat disertai angin kencang yang berpotensi mengakibatkan terjadinya banjir, tanah longsor, banjir bandang. (asr)

Share

Video Popular