Keterangan foto: Para rombongan mudik dengan kendaraan roda 2. (foto internet)

oleh Yang Yifan

Arus pulang kampung/ mudik untuk merayakan tahun baru Imlek sudah mulai terjadi pada Minggu (24/1/2016) di berbagai kota besar Tiongkok. Namun ada 16 propinsi dan daerah otonom dengan 111 titik jalan sudah ditutup karena serangan hawa dingin dan badai salju. Ratusan penerbangan dari bandara Yunnan, Chongqing, Guangdong dan lainnya mengalami penundaan waktu bahkan dibatalkan. Rombongann pulang kampung dengan kendaraan roda 2 di perbatasan antara propinsi Guangdong dengan Guangxi terus bergerak dalam kecepatan yang rendah walau hawa dingin terus menyerang.

Menurut media resmi Tiongkok bahwa ada sekitar 2.91 miliar warga Tiongkok yang terlibat dalam kegiatan pulang kampung menjelang tahun baru Imlek tahun ini. Naik 3.6 % dibandingkan tahun lalu. Mereka yang pulang kampung dengan menumpang kereta api ada sekitar 332 juta orang, naik 12.7 %. Sementara yang menggunakan jalan raya 2.48 miliar orang, naik 2.4 % dan yang menggunakan transportasi air 42.8 juta orang, hampir sama dengan periode sebelumnya. Dengan menumpang pesawat terbang 54.55 juta orang, naik 11 %.

Arus mudik tahun ini akan berlangsung selama 40 hari dimulai pada 24 Januari hingga 3 Maret 2016 mendatang. Ada kabar bahwa puncak arus akan terjadi pada 4 hari sebelum tahun baru Imlek.

Laporan cuaca dari media Sina pada 24 Januari menunjukkan bahwa akibat serangan hawa dingin suhu udara di beberapa daerah Tiongkok sudah menurun drastis hingga mencapai 6 – 10 derajat sejak 1 hari sebelumnya. Kota-kota seperti Nanjing, Nanchang, Wuhan, Chengdu, Changsha dan tempat-tempat lain telah menciptakan suhu ekstrem rendah sepanjang sejarah. Suhu terendah nasional mencapai hampir minus 50 derajat. Berikut situasi para pemudik. (Sinatra/rmat)

Share

Video Popular