Pesawat siluman tanpa awak RQ-170 Sentinel yang diungkapkan media (Russia Today)

Informasi perihal pesawat-pesawat yang dirahasiakan, sehingga beberapa pesawat militer rahasia kerap disalahtafsirkan sebagai UFO ketika pesawat-pesawat canggih tersebut melesat diketinggian angkasa. Melansir laman situs teknologi engadget, mantan penyidik kasus UFO di pemerintahan Inggris, Nick Pope mengatakan : “sejumlah pesawat militer atau uji coba pesawat berbentuk ganjil yang terlihat di atas langit area 51 biasanya keliru ditafsirkan sebagai UFO.”

Dia menjelaskan, sebelum publik mengetahui pesawat-pesawat tersebut, ada kalanya akan diinformasikan. Kadang-kadang, terlintas di dalam benak saksi mata atau bahkan pilot, kalau pesawat pada umumnya mustahil bisa terbang dengan kecepatan dan ketinggian seperti itu, karena itu menurut mereka, bahwa selain UFO tidak ada lagi kemungkinan lain.

Sebagai contoh misalnya pesawat D-21 adalah pesawat pengintai tanpa awak berkecepatan tinggi, mampu terbang hingga 30.000 meter di ketinggian, dengan kecepatan mencapai 3,5 kali kecepatan suara. Drone D-21 mampu terbang seperti kilat hitam melesat dari hadapan saksi mata.

Berikut adalah 8 delapan jenis pesawat yang selalu disalahtafsirkan :

1-D-21, drone pengintai komposit

Drone pengintai D-21 buatan Lockheed adalah suatu pesawat yang sangat jarang di dunia yang mampu melampaui pesawat SR-71, yakni pesawat pengintai strategis supersonik jarak jauh. Drone D-21 yang dikembangkan Angkatan Udara Amerika ini memang dirancang untuk menyusup ke dalam wilayah udara musuh untuk melakukan operasi militer. D-21 adalah pesawat pengintai yang diluncurkan dari udara, dengan kecepatan hingga 3,5 kali kecepatan suara (3.560 kilometer per jam), dan mampu terbang hingga 30.000 meter di ketinggian. Namun, D-21 adalah pesawat sekali terbang, yang akan menghancurkan diri setelah menyelesaikan misinya. Selain itu, Amerika hanya merealisasikan program drone pengintai D-21 antara kurun tahun 1969 – 1971, dan menghentikan operasionalnya.

2- U-2 “Dragon Lady”

U-2 Dragon Lady adalah julukan lain dari pesawat pengintai U-2 buatan Lockheed, yang merupakan veteran dalam jajaran pesawat pengintai Angkatan Udara AS.  U-2 dan pesawat ukuran jumbo lainnya seperti B-52 pesawat pembom strategis Stratofortress sudah lebih dari 50 tahun menjalankan misinya di Angkatan Udara AS. U-2 adalah sebuah pesawat pengintai ketinggian tinggi bermesin tunggal, ketinggian terbang hingga 70.000 kaki (21.336 meter), mampu menjalankan misi dalam segala cuaca.

(Kiri) Pesawat pengintai U-2 yang akan mendarat dan pesawat mata-mata A-12 Oxcart (Wikipedia)
(Kiri) Pesawat pengintai U-2 yang akan mendarat dan pesawat mata-mata A-12 Oxcart (Wikipedia)

3-A-12 Oxcart

A-12 Oxcart pesawat mata-mata ketinggian tinggi buatan Lockheed Skunk Works. Sama seperti U-2, pesawat mata-mata A-12 Oxcart ini juga dirancang dengan kemampuan terbang tinggi dan cepat. Bedanya dengan U-2, A-12 hanya terbang sekitar lima tahun antara kurun tahun 1963 – 1968, kemudian digantikan oleh SR-71 Blackbird yang lebih besar dan kuat. Menariknya, A-12 tidak pernah bertugas di Angkatan Udara AS. Sebaliknya, ia bekerja untuk Central Intelligence Agency (CIA) menghadapi komunis Uni Soviet dan Kuba. Hingga pertengahan 1990-an, CIA baru membuka rahasianya.

4- SR-71 “Blackbird”

SR-71 “Blackbird” merupakan pesawat terbaik yang pernah diproduksi Amerika, kecepatannya mampu mencapai tiga kali kecepatan suara (Mach 3), sementara ketinggian terbangnya sama dengan U-2 yakni sekitar 70.000 kaki (21.336 m). Pesawat SR-71 tidak takut dengan serangan rudal darat ke udara, karena ia lebih cepat daripada rudal. SR-71 pensiun di akhir tahun 1990-an, tapi ia masih tercatat sebagai pesawat tercepat dan tertinggi dalam jajaran Angkatan Udara AS. Melansir laman engadget, performa pesawat SR-71 sangat mengagumkan, pernah dipilih sebagai kendaraan prajurit X-men dalam film fiksi super hero tahun 2000 silam.

(Kiri) Pesawat SR-71 tidak takut dengan serangan rudal darat ke udara, karena ia lebih cepat dari rudal. Dan Pesawat serang siluman F-117 “Nighthawk” di atas angkasa Nevada. (Wikipedia)

5- F-117 pesawat siluman “Nighthawk”

Banyak yang mengatakan, pesawat siluman F-117 Nighthawk adalah pesawat buatan AS yang berbasis pada teknologi alien, kerap terlihat di Groom Lake. F-117 Nighthawk adalah pesawat serang siluman pertama di dunia, panjang pesawat 66 kaki (20 meter), rentang sayap 43 kaki (13 meter). Menggunakan sistem radar AN/APG-77, sehingga pesawat ini sangat sulit untuk di deteksi, selain itu radar ini juga bisa mengacaukan target lawan.

Formasi pesawat serang siluman F-117 “Nighthawk” dan platform uji coba drone “Tacit Blue”. (Wikipedia)

6- Tacit Blue

Tacit Blue” dijuluki “ikan paus”, belum pernah terlibat dalam pertempuran. Pesawat yang dirancang US Air Force ini untuk menunjukkan apakah pesawat pengintai siluman dengan probabilitas intercept radar rendah dan sensor lainnya ini dapat memantau medan perang tanpa diketahui musuh.“Tacit Blue” hanya mencatat terbang 250 jam sebelum pensiun pada tahun 1985, namun, ia telah menguji coba banyak teknologi siluman.

7- Drone RQ-170 “Sentinel”

Pada dasarnya publik tidak tahu dengan drone RQ-170 sentinel buatan Lockheed. Ini adalah pesawat pengintai udara, Angkatan Udara AS dan CIA mungkin akan akan mengerahkannya di wilayah Pakistan dan Iran. Beberapa media menyebutkan, bahwa drone mungkin berperan penting dalam operasi pengejaran terhadap pemimpin teroris Osama bin Laden. Sebenarnya, satu-satunya alasan RQ-170 itu diungkapkan, karena salah satu drone ini pernah jatuh di Iran pada Desember 2011 lalu, sehingga pemerintah AS terpaksa secara terbuka meminta pemerintah Iran untuk mengembalikan reruntuhannya.

8- B-2 Spirit

B-2 Spirit adalah satu-satunya pesawat pembom siluman jarak jauh di dunia saat ini, diproduksi Northrop bersama dengan Boeing. B-2 spirit mampu meluncurkan serangan nuklir di setiap sudut Bumi ini tanpa terdeteksi oleh musuh, dengan jangkauan lebih dari 6.000 nm tanpa mengisi bahan bakar (unrefueled) dan lebih dari 10.000 nm dengan satu kali pengisian bahan bakar. Pesawat ini memberikan kemampuan untuk terbang ke titik manapun di dunia dalam beberapa jam. Selain itu, B-2 bisa dua kali melintasi Pasifik tanpa mendarat.

B-2 Spirit banyak menggunakan teknologi siluman yang sama dengan F-117 Nighthawk, tapi ia memiliki desain sayap terbang yang sangat unik. Terbetik berita bahwa Angkatan Udara Amerika berencana mengoperasikan pesawat pembom siluman jarak jauh dengan biaya US$ 2,1 miliar ini sampai setidaknya tahun 2058. (Epochtimes/Jhon/asr)

Share

Video Popular