Mobil Ford (Justin Sullivan/Getty Images)

JAKARTA – Perusahaan Otomotif Ford Motor Co resmi menghentikan seluruh operasi, kegiatan, outlet dan menghentikan seluruh karyawanya di Indonesia. Tak hanya Indonesia, Ford juga melakukan serupa dengan menghentikan operasinya di Jepang. Pengumuman resmi Ford Indonesia diumumkan melalui situs resminya www.ford.co.id :

“Hari ini kami telah mengumumkan keputusan bisnis yang sulit untuk mundur dari seluruh operasi kami di Indonesia pada paruh kedua tahun ini. Hal ini termasuk menutup dealership Ford dan menghentikan penjualan dan impor resmi semua kendaraan Ford,” tulis Bagus Susanto Managing Director, Ford Motor Indonesia.

“Kami ingin memastikan bahwa Anda dapat terus mengunjungi dealer Ford untuk semua dukungan layanan penjualan, servis, dan garansi hingga beberapa waktu ke depan tahun ini. Kami berkomitmen untuk menyediakan kesinambungan dukungan pelayanan servis dan garansi setelah kepergian kami dan akan menghubungi Anda lagi sebelum proses pergantian untuk memberitahukan mengenai pengaturan yang baru,” lanjutnya.

“Kami berterimakasih atas minat, dukungan dan kesetiaan Anda terhadap merek Ford. Dan kami akan terus mengkomunikasikan perkembangan yang ada melalui website ini dalam melalui fase peralihan ini. Apabila Anda ada pertanyaan, silakan menghubungi Ford Customer Service kami di 0807-1-90-9000,” pungkasnya.

Melansir dari Wall Street Journal, pengumuman penutupan operasi di Indonesia dan Jepang disampaikan secara langsung oleh Presiden Ford Asia Fasifik, Dave Schoch kepada seluruh karyawan di wilayah Senin tentang keputusan penutupan operasi melalui email.

Sementara juru bicara Ford, Neal McCarthy mengatakan alasan penutupan operasi Ford dikarenakan tida ada profit berkelanjutan serta tak ada pengembalian yang diterima dari waktu ke waktu berdasarkan investasi yang ditanamkan di Jepang dan Indonesia.

Wall Street menulis, pasar mobil di Jepang lebih dominan dengan merek domestik bahkan permintaan untuk merek Ford terus mengalami penurunan. Ford hadir di Jepang dengan 52 outlet dealer dan 292 karyawan. Sedangkan di Indonesia, Ford masuk mulai 2002 lalu, namun kehadiran mobil Jepang memegang sekitar 90% dari pangsa pasar di Indonesia.

Kehadiran Ford di Indonesia tidak melakukan produksi lokal dan tidak menawarkan kendaraan di segmen populer. Penjualan ritel Ford di Indonesia terus menurun dari 6.103 kendaraan tahun lalu dan 11.614 pada 2014. Ford di Indonesia memiliki 44 gerai dengan 35 karyawan. (asr)

Share

Video Popular