Keterangan gambar: Situs CIA mengundang publik untuk melihat “X Files”, dan menyebutkan beberapa dokumen masing-masing yang diminati oleh mereka yang percaya dan meragukannya. (sumber CIA)

Oleh: Lin Cong Wen

“The X – file”, Sci-fi-science fiction (cerita fiksi) Amerika kini kembali hadir di layar TV pada 24 Januari 2016 lalu. Pada saat yang sama, Central Intelligence (CIA) juga secara khusus memilih beberapa dokumen yang bisa menarik minat mereka yang percaya dan ragu dari ratusan dokumen UFO yang pernah diumumkan sebelumnya, agar mereka percaya atau bisa membuktikan bahwa keberadaan UFO dan alien itu memang benar-benar ada.

Beberapa waktu lalu, CIA mengundang publik mengunjungi situsnya untuk memeriksa atau menyelidiki “X Files” melalui Twitter. Pada 1978, Badan tersebut (CIA-red) mengumumkan ratusan dokumen terkait dengan penyelidikan peristiwa UFO, dan tanggal didokumentasikannya arsip tersebut terutama antara kurun tahun 40-an dan 50-an.

Dalam rangka membantu publik melihat sejumlah besar dokumen UFO, CIA secara khusus memilih beberapa dokumen masing-masing yang bisa menarik minat mereka yang percaya dan skeptis atas dokumen terkait. Badan tersebut (CIA) memilih 5 berkas terkait agen FBI Fox Mulder, sang actor utama the “X-File”, untuk meyakinkan orang lain percaya dengan keberadaan dan aktivitas alien. Badan tersebut juga memilih 5 berkas terkait agen Dana Scully, sang aktris utama serial the “X-File” tersebut, untuk membuktikan bahwa peristiwa penampakan UFO itu bisa dijelaskan secara ilmiah.

Dalam the “X Files” agen Fox Mulder dan Dana Scully memimpin publik masuk ke dunia konspirasi pemerintah denga alien, dan menyelidiki berbagai fenomena supranatural. Mulder adalah Believer dengan fenomena supranatural, yang secara inisiatif menyerukan penyelidikan “X-File” begitu masuk ke Badan FBI. Sementara mitra Mulder, yakni Scully sebagai dokter, yang sepenuhnya yakin bahwa sains bisa menjawab semua pertanyaan itu secara ilmiah, sehingga menyangkal keyakinan Mulder. Namun, seiring dengan perkembangan cerita, ia pun secara perlahan percaya dengan teori/ argumentasi Mulder, dan selalu menemaninya untuk mengungkap fakta yang sebenarnya. (epochtimes/joni/rmat)

 

Share

Video Popular