Oleh: Susan Hallet

Terdapat banyak cerita tentang asal mula roti. Dalam legenda Timur Tengah, Tuhan telah memberikan gandum kepada manusia dengan mengirimkannya dari Surga dengan dibungkus di dalam tujuh sapu tangan.

Di Mesir, para pembuat roti belajar untuk menggunakan agen fermentasi, mengambil adonan asam dari satu wadah untuk membuat adonan mengembang di wadah berikutnya. Namun di Gaul (wilayah kuno yang mencakupi Perancis, Luksemburg, Belgia, dan Swiss), ragi dari sampah yang berada di dalam tong-tong anggur yang digunakan untuk membuat adonan mengembang.

Tradisi dan ritual tentang roti juga sangat banyak. Misalnya di zaman kuno, 12 roti tidak beragi akan ditempatkan setiap hari Sabat di altar tinggi Bait Allah di Yerusalem, dimana masing-masing roti mewakili 12 suku Israel.

Mengunjungi toko roti Grimm di Wina, Austria, membuat saya berpikir kembali tentang asal-usul roti. Grimm menghasilkan dinkel atau roti spelt, serta kue, cookies, dan produk roti lainnya. Di wilayah sekitar sini hanya membuat roti, berdasarkan undang-undang dari Pemerintah Wina yang ketat yang hanya diperbolehkan memanggang roti di wilayah “Distrik Pertama” di Wina.

Semacam biji-bijian kuno, spelt adalah spesies gandum yang dikenal di Eropa sejak zaman Perunggu. Ia diperkenalkan ke Amerika Utara pada 1890-an dan sekarang banyak ditemukan di toko-toko makanan kesehatan. Saya menggunakannya dalam banyak resep, menggantikan setengah dari jumlah tepung reguler dengan gandum spelt. Dan hasilnya adalah roti dengan rasa manis yang ringan dan kue yang benar-benar lezat.

Berikut saya sajikan 2 buah resep roti.

Roti Arab

Bahan:

  • – 2 bungkus ragi kering
  • – 2 sdt gula
  • – 7 ml (1 1/2 sdt) garam
  • – 6 cangkir tepung, diayak

Cara membuat:

  1. Masukan ragi dan gula dalam 125 ml (1/2 cangkir) air hangat dalam mangkuk besar dan diamkan selama 10 menit. Larutkan garam dalam 375 ml (l l/2 cangkir) air hangat dan tambahkan larutan ini ke dalam ragi. Kemudian taburkan tepung di sebuah papan dan uleni selama sepuluh menit.
  2. Bagilah menjadi sekitar 10 bola dan gulung ke dalam pada permukaan serbuk antara 12-15 cm putaran. Taruhlah ke atas wadah pemanggang dan pangganglah di oven dalam suhu 240º C selama 10-12 menit atau sampai berwarna kecoklatan dan mengembang.

Roti Cokelat Resep Kuno

Ini resep dari awal 1900-an yang berasal dari adik ipar nenek saya di sebelah utara Ontario.

Bahan:

  • – 5 ml (1 sdt) baking soda
  • – 500 ml (2 cangkir) susu asam atau buttermilk
  • – 5 ml (1 sdt) garam
  • – 50 ml (1/4 cangkir) gula
  • – 1 liter (4 cangkir) tepung gandum; atau 625 ml (2 1/2 cangkir) tepung gandum dan 375 ml (1 1/2 cangkir) tepung spelt

Cara membuat:

Panaskan sampai 180º C. Masukan baking soda ke dalam buttermilk. Dalam mangkuk terpisah saringlah garam, gula, dan tepung. Tambahkan campuran buttermilk ke dalam campuran tepung (gandum dan spelt) dan aduk hingga rata. Kurma dan kacang dapat ditambahkan jika diinginkan. Kemudian dimasukkan ke dalam panci roti berminyak dan diamkan selama 20 menit. Panggang dalam oven sedang selama 45 menit atau sampai matang. (Epoch Times /Zzr)

Share
Tag: Kategori: KELUARGA KULINER

Video Popular