Foto sinar X dada menunjukkan volume paru-paru penderita fibrosis paru berkurang dan bergaris-garis(*)

Idiopathic Pulmonary Fibrosis-IPF atau fibrosis paru idiopatik adalah adalah suatu penyakit fatal di bagian paru-paru, dengan ciri-cirinya sesak napas, batuk dan sebagainya, yang berkembang tanpa penyebab yang dapat diidentifikasikan, terutama lebih sering terjadi pada lansia. Di Amerika, angka kematian karena fibrosis paru idiopatik ini sekitar 40,000 kasus, setara dengan angka kematian karena kanker payudara.

Gejala

Gejala utama dari penderita fibrosis paru idiopatik adalah dyspnea atau sesak napas yang memburuk secara progresif. Sementara gejala lain yang umum adalah batuk kering serius dalam jangka waktu lama dan tidak menunjukkan tanda-tanda membaik. Seiring dengan perkembangan penyakit terkait, akan terjadi batuk berulang yang sulit dikendalikan. Selain itu, penderita mungkin akan menunjukkan gejala napas pendek, mudah lelah, badan menjadi kurus, nyeri dada (kadang-kadang). Jika disertai dengan infeksi sekunder, dapat mengalami demam, batuk dahak berlendir atau bernanah.

Dari pengalaman hidup kita sehari-hari dapat dipertimbangkan, bahwa gejala-gejala seperti tersebut di atas bukan hanya didominasi oleh penderita fibrosis paru idiopatik, tetapi juga memberikan kesulitan diagnosis cepat atas kondisi penyakit ini, sehingga kerap menghabiskan waktu beberapa bulan bahkan tahunan untuk mendiagnosis penyakit fibrosis paru idiopatik.

Tanda fisik 

Tanda fisik adalah tanda-tanda penyakit si penderita yang ditemukan oleh dokter dari hasil pemeriksaan fisik (Inspection dan Auscultation).

Tanda fisik yang tipikal dari penderita fibrosis paru idiopatik disebut velcro crackles, yang didengar secara auskultasi (metode pemeriksaan fisik dengan mendengarkan suara-suara tubuh melalui stetoskop), yang merupakan dasar utama dari diagnosis dini atas penyakit tersebut. Velcro crackles adalah suara yang bersifat diskontinyu dan abnormal ketika penderita bernapas, memiliki suara yang sangat khas dan sangat mirip dengan suara yang terdengar ketika velcro ditarik terpisah, suara ini disebabkan karena adanya penyempitan jalan napas atau obstruksi. Dan ini adalah suara yang muncul dari struktur alveoli yang kehilangan elastisitasnya ketika menghirup udara, yang merupakan tanda-tanda yang agak istimewa dari penyakit tersebut.

Jika penderita mendengar velcro crackles saat proses auskultasi, dan mengalami kesulitan bernapas serta kelainan pertukaran gas, dimana meskipun pemeriksaan dari pencitraan dada itu normal, namun, ini cukup beralasan untuk diduga sebagai penyakit fibrosis paru. Velcro crackles adalah dasar utama dari diagnosis dini atas (penyakit) fibrosis paru idiopatik.

Tanda fisik penting lainnya adalah “clubbing fingers” (kelainan bentuk jari dan kuku tangan), yang terjadi pada penderita fibrosis paru idiopatik tertentu. Ujung jari tangan atau kaki penderita menebal dan melebar, hal ini disebabkan penebalan dari proliferasi jaringan pada ujung anggota tubuh penderita yang mengalami hipoksia kronis. (Epochtimes/Jhn/Yant)

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular