Menurut hasil penelitian terbaru, infeksi kronis, merokok dan polusi merupakan penyebab utama penderita penyakit kanker di Tiongkok, terus meningkat. Pada 2015 tercatat ada 4.3 juta warga Tiongkok yang menderita kanker dan 2.8 juta di antaranya telah meninggal dunia. Yang berarti bahwa setiap hari ada sekitar 12.000 orang yang divonis dokter menderita penyakit kanker dan 7.500 orang di antaranya meninggal.

Menurut situs BBC berbahasa Mandarin bahwa laporan itu dimuat dalam artikel majalah medis CA : A Cancer Journal for Clinicians. Tim peneliti dipimpin oleh Chen Wanqing, Direktur Pusat Kanker Nasional Tiongkok.

Dalam artikel itu disebutkan bahwa kanker paru-paru adalah pembunuh nomor satu di antara penyakit kanker. Kanker juga menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang utama di Tiongkok. Penyakit kanker yang paling sering menyerang pria Tiongkok antara lain kanker paru-paru, kanker lambung, kanker tenggorokan, kanker hati dan kanker usus besar. Kanker payudara adalah kanker yang paling umum dan 15 % kaum wanita Tiongkok menderita penyakit tersebut. Selain kanker payudara kelima kanker yang diderita pria juga sering dijumpai menyerang kaum wanitanya.

Rasio kematian akibat penyakit kanker di Tiongkok adalah 166/10.000 bagi pria, artinya, 166 orang di antara 10.000 orang pria penderita kanker telah menemui ajal. Dan angka ini ternyata adalah 2 kali lipat dari kematian penderita kanker wanitanya.

Penelitian ini dilakukan berdasarkan data yang dikoleksi dari 72 pusat pendaftaran regional dari tahun 2009 – 2011, yang meliputi 6.5 % total penduduk Tiongkok. Karena pertumbuhan penduduk dan masalah penuaan, sehingga jumlaah kematian akibat kanker meningkat lebih 70 %. Sekitar 1/3 penderita kanker meninggal akibat kanker di lambung, hati dan infeksi jangka panjang di leher rahim. Sementara itu, ¼ pasien perokok meninggal karena kanker paru-paru.

Artikel itu juga menyebutkan bahwa masalah yang menyebabkan timbulnya kanker di Tiongkok terutama karena polusi udara yang serius. Serta tanah, air, makanan yang terkontaminasi menyebabkan penduduk Tiongkok dalam jangka panjang berhubungan langsung dengan karsinogen. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular