Saat mendekati waktu tidur anak-anak, Anda mungkin menemukan diri Anda sedang berdoa agar mereka tertidur dengan mudah. Seringkali Anda harus menghabiskan beberapa waktu untuk keluar masuk kamar mereka karena mengeluh kehausan, lapar, atau hal lain yang menghalangi anak tidur.

Agar anak Anda dapat tidur nyenyak setiap malam, dibutuhkan kebiasaan tidur yang sehat. Menurut ahli spesialis tidur Tom Jackson, MD, tidur yang sehat mengacu pada serangkaian kebiasaan dan pedoman yang dapat meningkatkan tidur cukup di hari yang berenergi dan siaga.

Dr. Jackson, pencipta program audio DreamChild Adventures,mengatakan, ada empat pilar utama untuk mendapatkan tidur malam yang baik. Keempat pilar itu adalah:

Jadwal waktu tidur

Tubuh kita berjalan sesuai dengan irama tubuh yang disebut irama sirkadian. Sepanjang hari, tubuh kita mengalami perubahan suhu, seperti halnya metabolisme, perubahan hormon, dan siklus lapar. Siklus ini terkait dengan irama sirkadian kita.

Ritme sirkadian mengikuti siklus 24 jam. Hal ini ditemukan pada sebagian besar makhluk hidup, termasuk hewan, tumbuhan, dan mikroba yang sangat kecil, menurut National Institutes of Health.

Alasan kita merasa mengantuk pada malam hari adalah karena tubuh bereaksi terhadap kekurangan cahaya, karena itu hormon melatonin akan dilepaskan, dan menyebabkan kita merasa mengantuk. Namun, jika kita terus melawan jam alami tubuh, maka kita akan keluar dari irama atau keseimbangan tubuh dan berpotensi menderita gangguan tidur.

Untuk menjaga agar tubuh kita dalam kondisi seimbang, kita perlu waktu tidur dan waktu bangun rutin. Penting untuk mengikuti tujuh hari dalam seminggu secara rutin sehingga tubuh memahami bagaimana mengatur jam internal tersebut. Ini tidak hanya penting bagi anak-anak, namun juga penting bagi kesehatan remaja dan orang dewasa.

Rutinitas waktu tidur

Bantu anak-anak agar menurunkan akitivitas 30 sampai 60 menit sebelum tidur sehingga mereka dapat tertidur dengan mudah. Anak-anak suka bermain, dan jika mereka bermain sampai kelelahan melanda, maka mereka akan merasa gelisah untuk melepaskan semua kesenangan saat mulai merasa lelah.

Petunjuk yang sama juga berlaku pada smartphone, video game, TV, dan bahkan membaca. Kita perlu membiarkan pikiran kita menjadi tenang sehingga dapat tidur nyenyak dan tenang. Jika kita membangkitkan pikiran kita sampai batas kelelahan, maka tidur kita tidak lelap.

Peringatkan anak-anak lima menit sebelum mereka harus berhenti melakukan apa yang mereka lakukan dan bersiap-siap untuk tidur. Setelah lima menit, pastikan anak menyingkirkan mainan mereka, membersihkan tubuh—mandi yang rileks akan selalu bagus—dan kenakan piyama mereka.

Untuk membantu mereka lebih tenang, Anda mungkin dapat meluangkan waktu dengan tenang bersama mereka, misalnya dengan menyisir rambut mereka, bercakap-cakap, atau membacakan cerita. Menciptakan lingkungan rumah yang tenang di malam hari tidak hanya baik bagi anak-anak, tetapi juga menyehatkan bagi orang dewasa dalam rumah tangga.

Anda mungkin ingin menyetel musik yang tenang atau mematikan musik dan TV sama sekali. Terkadang mengajar anak-anak bagaimana bernapas dalam-dalam, melakukan peregangan, atau bahkan bermeditasi adalah cara yang bagus untuk membiasakan mereka menangani stres dengan baik dan belajar bagaimana mengurangi tekanan.

Dr. Jackson menyarankan pergi untuk berjalan-jalan, bermain permainan yang tenang, seperti permainan kartu, atau menyelesaikan puzzle dengan anak yang lebih dewasa. Saat anak-anak lebih dewasa, bantu mereka memilih kegiatan independen sebelum tidur. Ini mungkin termasuk mendengarkan musik yang menenangkan atau membaca puisi.

Lingkungan tidur

Lingkungan tidur kita adalah faktor sangat penting yang berkontribusi terhadap kebiasaan tidur sehat. Jika kamar tidur yang terlalu dingin atau terlalu panas, berdebu dan berantakan, atau bising dan pengap, maka mustahil anak bisa tidur dengan tenang sepanjang malam.

Sama seperti keinginan kita agar pikiran menjadi tenang dan jernih sebelum berbaring tidur, kita ingin lingkungan rumah kita juga mencerminkan hal tersebut. Sedikit rapikan lingkungan sebelum tidur sehingga kamar tidur tidak berantakan atau berdebu.

Jika Anda tidak melakukannya, kibaskan seprai dan selimut dan membuat tempat tidur Anda terasa nyaman sepanjang malam agar Anda tidak terbangun atau terganggu oleh seprei dan selimut membelit.

Suhu ruangan sebaiknya tetap konsisten. Idealnya, Anda ingin udara segar dan dingin. Jika suhu terlalu panas, anak-anak bisa terbangun pada tengah malam. Pastikan untuk mematikan TV dan musik sebelum tidur. Lingkungan hendaknya setenang mungkin, dan ruangan sebaiknya segelap mungkin untuk memungkinkan pergantian hormon yang bekerja.

Kebiasaan siang hari dapat membantu

Sama seperti kamar tidur yang diatur dalam kondisi gelap di malam hari, Anda harus segera memaparkan anak-anak terhadap sinar Matahari sesegera mungkin ketika Matahari mulai bersinar. Ini akan membantu kesadaran tubuh anak untuk mengetahui saatnya tubuh untuk siaga dan terjaga.

Jika anak-anak menghadapai stres yang tidak terselesaikan di hari itu, seperti kekerasan di sekolah atau masalah dengan pekerjaan rumah, maka tidur di malam hari mungkin terbukti sulit. Jika Anda telah mengatur jadwal secara teratur dan rutin dan menciptakan lingkungan ruang yang sehat, maka tanyakan pada anak Anda, apakah ada suatu hal yang mengganggu mereka.

Anak-anak memiliki banyak energi. Daripada membiarkan mereka membuang energinya di depan TV atau bermain video game, pastikan anak-anak mendapatkan aktivitas fisik yang cukup sepanjang hari. Menonton TV dan bermain video game terlalu banyak dapat merangsang pikiran dan menghalangi tidur yang tenang dan damai.

Terakhir, berbijaklah akan kesehatan anak-anak. Terlalu banyak gula, makanan olahan, atau terlalu banyak makanan yang mungkin menyebabkan mereka alergi untuk tidak bagus di tubuh, sering dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan mencegah tidur nyenyak.

Jika anak Anda sedang dalam masa pengobatan, diskusikan dengan dokter anak, kemungkinan adanya efek samping yang akan mengganggu tidur dan melihat apakah ada alternatif lain yang mungkin dapat Anda tawarkan kepada mereka. (Epoch Times /Feb)

Share
Tag: Kategori: KELUARGA

Video Popular