Keterangan gambar: Ilustrasi planet 2MASS J2126 yang mengorbit 7.000 kali lebih jauh dari bintang induknya dibanding Bumi dari Matahari. (internet)

Penelitian terbaru menyebutkan, bahwa para astronom telah menemukan sebuah tata surya dengan skala terluas terbesar yang diketahui saat ini, terdiri dari satu planet besar yang membutuhkan hampir satu juta tahun untuk mengorbit bintangnya.

Melansir laman Agence France-Presse (AFP), selama ini, para ilmuwan selalu mengira planet itu merupakan planet yang kesepian dan terombang-ambing di angkasa, tapi sekarang mereka temukan planet ini terhubung dengan satu bintang yang berjarak 1 triliun kilometer jauhnya.

Mereka ditemukan bergerak bersama di ruang angkasa, dan jaraknya sekitar 104 tahun cahaya dari Bumi, ini menyiratkan bahwa mereka adalah bagian dari sistem yang sama.

“Ini adalah planet terbesar yang pernah ditemukan saat ini, dan kedua anggota ini sebenarnya telah ditemukan sejak delapan tahun lalu,” kata Niall Deacon, pemimpin studi dari Universitas Hertfordshire, Inggris.

Tata Surya tersebut, disebutkan terdiri dari planet raksasa. Karena sistem planetnya sangat besar, maka planet raksasa yang mengorbitnya itu butuh setidaknya sejuta tahun. Planet yang bernama 2MASS J2126-8140 ini, ukurannya antara 12 sampai 15 kali massa Jupiter.

“Kami sangat terkejut menemukan objek bermassa rendah itu dari bintang induknya. Mustahil Tata Surya itu terbentuk dengan cara yang sama seperti Tata Surya kita, dari piringan raksasa debu dan gas,” jelas Simon Murphy, astronom dari Australian National University.

“Planet ini ternyata tidak kesepian sebagaimana yang kami duga sebelumnya, dan bisa dipastikan jarak hubungan antar keduanya itu sangatlah jauh.” tambah Niall Deacon.

Temuan terkait diatas diterbitkan dalam laporan “Monthly Notices of the Royal Astronomical Society-MNRAS. Planet yang dinamakan 2MASS J2126 ini jauhnya sekitar 7,000 kali jarak antara Bumi – Matahari dari bintang induknya, dan butuh 900 ribu tahun untuk sekali mengorbit.

Laman British Broadcasting Corporation (BBC) menyebutkan, bahwa dibandingkan dengan orbit Pluto, jarak orbit planet raksasa ini mencapai hingga 140 kali untuk mengorbit ke bintang induknya. Karena orbit yang begitu besar, sehingga planet yang telah merampungkan orbitnya itu mungkin tidak lebih dari 50 kali mengelilingi bintang induknya sejak kelahirannya. (epochtimes/joni/rmat)

 

Share

Video Popular