JAKARTA – Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) kini diberlakukan untuk seumur hidup juga termasuk warga yang memiliki E-KTP sudah habis masa kadaluwarsa. Pemberlakuan masa seumur hidup ini bersamaan masih ada sejumlah masalah saat pemberian layanan E-KTP seperti biaya yang harus dikeluarkan warga dan waktu panjang untuk mendapatkan E-KTP.

Informasi berlakunya E-KTP seumur hidup disampaikan oleh Presiden Joko Widodo melalalui akun twitternya @Jokowi. Melalui cuitannya, Jokowi mengajak kepada seluruh masyarakat yang belum memiliki KTP untuk segera mengurus. Dia juga menulis bahwa E-KTP kini berlaku untuk seumur hidup.

“Ayooo warga yang belum punya KTP segera diurus. Sekarang E- KTP berlaku seumur hidup –Jkw,” demikian tulis Jokowi, Sabtu (30/1/2016).

Hal sama juga diungkapkan oleh Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo. Dia mengingatkan kepada warga untk berhati-hati kepada oknum atau calo yang memintai uang  untuk mengurus dan membuat e-KTP yang baru. Pasalnya, keadaan ini sering dimanfaatkan oleh para calo untuk meraup keuntungna.

Tjahjo menuturkan, e-KTP yang sekarang dibagian masa berlakunya memang tertulis berlaku Seumur Hidup. Meskipun KTP sebelumnya sudah ada yang kadaluarsa maka masih sah dan tetap berlaku. Oleh karena itu, Tjahjo menambahkan bagi warga yang memiliki E-KTP sudah kadaluarsa tak perlu mengurus masa perpanjangan E-KTP.

Menteri Tjahjo menambahkan kepada seluruh masyarakat Indonesia tak perlu khawatir saat mengurus surat-surat pada sejumlah lembaga/institusi pemerintahan dan saat ada razia kepolisan atau aparat. Warga masih bisa menunjukkan E-KTP walaupun misalnya masa kadaluarsa E-KTP sudah habis.

Dia menambahkan, masa berlaku seumur hidup sudah ditetapkan melalui peraturan perundangan. Ketentuan tersebut sudah tercantum  dalam UU Nomor 24 Tahun 2013 yang termuat dalam Pasal 64 ayat 7 a.

“Jadi, warga yang E-KTP nya masa berlakunya habis, selama itu tidak rusak, tidak usah melakukan perpanjangan. Itu berlaku seumur hidup,” ujarnya. (asr)

Share

Video Popular