Keterangan gambar: Waktu berputar kembali ? Masa lalu Anda adalah masa depan Anda(Internet)

Oleh: Su Fei

Hukum universal dari waktu, orang-orang hidup di sebuah dunia yang sama, menjadi tua bersama-sama. Bagaimana dan apa yang akan terjadi dengan masa depan? Hanya waktu yang akan memberitahu kita. Tetapi jika para ilmuwan sekarang mengatakan, bahwa dalam dunia paralel lain, masa lalu Anda adalah masa depan Anda, sebaliknya masa depan Anda adalah masa lalu Anda.

Panah waktu dari dua arah?

Sebagian besar ilmuwan telah menerima bahwa axis of time atau poros waktu itu dipengaruhi oleh perubahan dalam termodinamika. Namun, banyak ilmuwan yang brilian kini mulai mempelajari fokus utama yang mereka abaikan di masa lalu. “Big bang” akan menyebabkan panah waktu dari dua arah. Di antara pola Big Bang yang tak terhitung banyaknya di alam semesta, banyak fisikawan menemukan bahwa dalam kondisi awal seperti itu, dua poros waktu yang berlawanan arah akan terjadi seiring dengan ledakan tersebut.

Menurut mereka, bahwa di awal Big Bang alam semesta, dua poros waktu yang sifatnya berlawanan itu juga akan terjadi seiring dengan big bang tersebut, sehingga menciptakan dua alam semesta (dunia), satunya adalah dunia yang sedang kita lalui ini, sementara lainnya adalah dunia paralel yang berlawanan. Arah waktu yang berlawanan, siapa yang di depan, siapa yang di belakang itu ditentukan oleh dunia yang anda tempati itu.

Titik janus

Jika teori ini benar, maka dunia paralel lainnya setelah Big Bang dengan arah waktu yang berlawan itu memang eksis.

Model pertama

Model pertama yang dipublikasikan di Physical Review Letters, berpendapat bahwa salah satu implikasi dasar teori gravitasi Newton menciptakan kondisi untuk waktu untuk bergerak dalam arah tertentu. Julian Barbour dari University of Oxford, Tim Koslowski dari University of New Brunswick dan Flavio Mercati dari Perimeter Institute for Theoretical Physics, berpendapat bahwa untuk setiap sistem terbatas partikel alam semesta mandiri seperti kita sendiri, misalnya gravitasi akan membuat titik ketika jarak antara partikel itu dalam jarak minimal. Mercati menjelaskan bahwa sistem tersebut berkumpul dan kemudian memperluas oleh kebutuhan, sesuai dengan Hukum Kedua Termodinamika (salah satu implikasi yang paling dasar dari hukum Newton itu). Dan bahwa entropi tumbuh menentukan pengalaman pribadi kita dari panah waktu.

Ketika partikel kemudian memperluas ke luar, mereka melakukannya dalam dua arah temporal yang berbeda. Barbour dan rekan-rekannya menciptakan model titik 1.000 partikel sederhana dari alam semesta yang menunjukkan ekspansi ganda ini dengan gravitasi menciptakan struktur di kedua arah.

Namun, meskipun waktu dapat mengalir dalam arah yang berbeda, itu tidak berarti bahwa kita dapat mengalami sebaliknya.

“Kita berada di salah satu titik janus, di satu sisi Anda mendapatkan panah waktu dan tidak pernah dapat mengalami yang lain, karena itu adalah masa lalu Anda,” kata Barbour.

Model kedua

Sementara itu, laman New Scientist menyebutkan bahwa dua fisikawan Sean Carroll dari California Institute of Technology di Pasadena dan Alan Guth dari Massachusetts Institute of Technology telah menciptakan model partikel serupa yang menunjukkan waktu bergerak dalam dua arah yang berbeda, dalam dua semesta paralel dari Big Bang. Model mereka saat ini tidak dipublikasikan, tetapi fisikawan mengatakan bahwa itu bahkan lebih disederhanakan dari Barbour karena tidak bergantung pada gravitasi atau partikel berada di sistem terbatas. Sebaliknya itu didasarkan pada konsep entropi saja dan tidak ada prasyarat lain, hanya didasarkan pada konsep termodinamika, sehingga cocok untuk digunakan pada ruang yang tak terbatas, tidak hanya dari sistrem partikel tertutup.

“Kami menyebutnya panah waktu dari dua arah,” kata ilmuwan.

Konsep seperti apa untuk memahaminya?

“Karena hukum fisika bersifat tetap, kami melihat hal yang sama dari arah lain.Kita melihat hal yang sama ke arah lain,” sebut ilmuwan.

Coba bayangkan sejenak, tumpukan bola di atas trampoline, setengah dari bola melambung ke atas, sementara separuh lainnya berkumpul di tengah dan menerobos trampolin untuk membuat tumpukan berantakan di sisi lain. Dan Big Bang menyebabkan entropi di dua arah yang berbeda dalam dua alam semesta yang berbeda.

Big Bang menyebabkan arah yang mengarah ke dua arah yang berbeda, setengah dari partikel berekspansi keluar, termal atau energi panas meningkat. Sementara setengahnya merapat/ menyatu, kepadatan meningkat, energi panas turun, sampai mereka melewati titik pusat dari sistem tersebut, kemudian berekspansi lagi ke arah yang berlawanan, energi panas meningkat dan membentuk dua alam semesta (dunia) yang berbeda. (Secretchina/joni/rmat)

Share

Video Popular