Kanker paru-paru adalah suatu tumor ganas yang menyerang organ paru-paru. Setelah menderita kanker paru-paru, sel-sel ganas (sel kanker) akan tumbuh tidak terkendali dalam jaringan paru, dan seiring dengan pertumbuhan serta pembiakan sel-sel kanker, maka sel-sel paru yang normal akan digantikan oleh sel kanker. Jika tidak diobati, maka sel-sel tumor akan menyebar dalam bentuk metastasis ke jaringan paru lain atau bagian anggota tubuh lainnya.

Kanker paru dimulai dari bagian paru-paru dikenal sebagai kanker paru primer, namun, jika kanker itu dimulai pada bagian anggota tubuh lainnya, beralih atau pindah ke bagian paru-paru melalui darah atau sistem limfatik, maka ini disebut kanker paru sekunder. Ketika sel kanker paru-paru menyebar ke anggota tubuh lainnya melalui darah dan sistem limfatik, dan tumbuh di bagian tubuh lain di luar paru-paru, disebut metastasis tumor atau Carcinoma metastatic.

Penyebab kanker paru-paru

Penyebab maupun patogenesis kanker paru-paru masih belum sepenuhnya dipahami. Data penelitian menyebutkan bahwa faktor-faktor berikut ini berhubungan dengan kanker paru-paru.

1. Merokok, terutama rokok sigaret, termasuk perokok pasif .

2. Gas buang industri yang mengandung Benzopyrene (zat karsinogenik), polusi benzopyrene, nitrous oxide, zat radioaktif dan polusi atmosfer / udara.

3. Paparan asbes industri, kromium, nikel, tar batubara, produk tembakau yang menggunkan sistem pemanas, radiasi pengion dan radiasi gelombang mikro.

4. Faktor genetik—kerabat tingkat pertama dari penderita yang mengidap kanker paru-paru atau peningkatkan 2-3 kali lipat dari risiko tumor lainnya.

Klasifikasi klinis dari kanker paru-paru

Klasifikasi klinis dari kanker paru-paru memiliki metode yang tidak sama. Dari sudut pandang pengobatan, kanker paru-paru klinis disimpulkan sebagai small-cell lung cancer-SCLC (kanker paru-paru sel kecil) dan non-small cell lung cancers-NSCLC ( kanker paru-paru non-sel kecil). Kedua metode pengobatan ini tidak sama dari sisi pengobatan kanker.

Kanker paru-paru sel kecil

Sekitar 10% sampai 15% dari semua kanker paru-paru adalah kanker paru-paru sel kecil (SCLC), karena ukuran sel-sel kanker terlihat kecil ketika dilihat di bawah mikroskop. Jenis kanker paru-paru ini biasanya tumbuh cepat, agresif dan kuat, rentan menyerang pembuluh darah, sebagian besar telah bermetastasis ke bagian anggota tubuh atau organ lainnya saat didiagnosis. Kanker paru-paru sel kecil bisa lebih didefinisikan sebagai karsinoma sel kecil (oat sel kanker atau karsinoma sel gandum).

Kanker paru-paru sel kecil juga dapat menyebabkan sindrom paraneoplastic. Gejala-gejala ini biasanya baru akan terjadi ketika tumor menghasilkan hormon atau protein spesifik lainnya yang memicu respon inflamasi.

Kanker paru-paru non-sel kecil

Kanker paru-paru non sel kecil menduduki 85-90% dari semua kasus kanker paru-paru, termasuk:

1. Kanker jenis adenocarcinoma adalah jenis yang paling umum dari kanker paru-paru, menduduki sekitar 40% dari semua jenis kanker paru-paru. Penduduk Asia lebih rentan mengidap kanker paru-paru ini daripada kelompok etnis lainnya. Dan operasi tampaknya menjadi satu-satunya kemungkinan untuk terapi kanker ini. Rasio kelangsungan hidup dalam jangka waktu panjang pada penderita tumor adenokarsinoma ini bisa lebih tinggi dari pasien kanker paru-paru non-sel kecil lainnya.

2. Epidermoid carcinoma / Squamous-cell carcinoma (karsinoma epidermoid / karsinoma sel skuamosa) adalah jenis kedua dari kanker paru-paru yang paling umum, menduduki sekitar 25-30% dari semua jenis kanker paru-paru. Biasanya, tumor ini mulai tumbuh di dalam bronkus besar ; dibandingkan dengan jenis kanker paru-paru lainnya, laju perkembangan karsinoma sel skuamosa biasanya jauh lebih lambat.

3. Pancoast tumor / tumor sulkus, kanker paru jenis ini biasanya terjadi pada bagian atas paru-paru, dan punya kecenderungan menyebar ke tulang rusuk dan tulang belakang. Karena pancoast tumor sangat dekat dengan saraf dan tulang belakang, sehingga pengobatan secara operasi ini menjadi sangat sulit. Dari semua kasus kanker paru primer, hanya kurang dari 5% berupa pancoast tumor.

4. Large cell anaplastic carcinoma (Karsinoma anaplastik sel besar), dinamakan demikian karena ia tidak dapat diidentifikasi sebagai salah satu jenis kanker paru-paru non-sel kecil lainnya. Kanker paruseperti ini menduduki 10-15% dari semua jenis kanker paru-paru. Karsinoma anaplastik sel besar bisa tumbuh dan menyebar dengan cepat.

Selain itu, tumor paru juga diklasifikasikan sebagai tumor jinak, mesothelioma dan sarkoma. Setiap tahun di Amerika Serikat, ada sekitar 2,000 – 3,000 orang didiagnosis mengidap mesothelioma ganas, sementara itu, sarkoma menduduki sekitar 1% dari semua jenis kanker paru-paru.(Jhn/Yant)

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular