Keterangan gambar: Pertempuran di Los Angeles : Untuk pertama kalinya, manusia Bumi menyerang UFO. (Internet)

Oleh: Chen Gang

UFO (Unidentified Flying Object) artinya benda terbang tak dikenal. Bentuknya beragam, misalnya ada yang bentuknya mirip dengan kupu-kupu, cerutu, topi, oval, segitiga dan sebagainya. Dari sisi ukuran UFO juga bervariasi, ada yang kecilnya seperti bola pingpong atau seukuran kuku, hingga besarnya seperti cerutu sepanjang ribuan meter. UFO tidak hanya mampu turun-naik secara vertikal, tapi juga bisa mengambang di udara atau mundur, dan melesat dengan kecepatan tinggi. Ada yang kecepatannya mencapai 24.000 kilometer per jam (20 Mach), bahkan ada yang lebih fantastis, yang berada di luar jangkauan pesawat buatan manusia secanggih apapun, dan senjata yang tersedia di bumi juga tak berdaya menghadapinya.

Pada 25 Februari 1942 pukul 10:00 pagi waktu setempat, di pinggiran timur kota Los Angles dari pangkalan udara Amerika, terlihat sekitar 24 objek berbentuk piring terbang dari beragam bentuk cakram yang tidak sama sepertinya dalam formasi tempur. Melihat itu, Angkatan Udara Amerika melepaskan puluhan kali, tembakan anti pesawat terbang, dan sekitar 2,000 peluru dimuntahkan dari laras senjata. Namun, Armada UFO itu tidak bergeming sedikitpun.

Keterangan gambar: Angkatan Udara menyerang UFO. (Internet foto)

Pada 7 Januari 1948, Kapten Thomas F. Mantell, Jr mengomando 4 unit pesawat P-51 Mustangs dari Skuadron Kentucky Air National Guard. Kapten Mantell dan timnya mengudara dari Louisville Air Base, tugas mereka adalah melacak dan menembak jatuh UFO. Tidak lama kemudian, kapten melapor ke Pangkalan Udara, mengatakan, “UFO terus berputar dengan cepat tanpa henti sedetikpun, dengan ketinggian 12.000 meter. Saya mencoba lebih dekat untuk melepaskan tembakan….. tiba-tiba UFO itu menambah kecepatan, dan melarikan diri ke timur laut, dengan kecepatan yang fantastis, sekarang saya harus……”

Maksud kapten heroik itu, “Saya harus melepaskan tembakan.”

Namun laporan tersebut tiba-tiba berakhir sampai di situ. Selanjutnya rekan sang kapten juga jatuh ke tanah, lalu terbakar dengan kobaran api yang membubung ke angkasa. Sementara rekan lainnya hanya melihat setitik cahaya lemah di timur laut.

Pada 8 Oktober 1956, di sekitar pulau Okinawa, Jepang tiba-tiba dikejutkan dengan munculnya sebuah UFO, dan kebetulan sebuah pesawat tempur dari sekutu Barat yang sedang latihan dengan peluru tajam di sekitarnya itu, dengan cepat meresponnya dan segera melepaskan tembakan. Namun anehnya UFO itu tidak bergeming meski ditembak dengan rentetan peluru. Justru pilot yang melakukan serangan itu yang hancur dan tewas di tempat.

Suatu hari, pada Agustus 1966, sebuah UFO menampakkan diri cukup lama di sekitar pangkalan rudal Amerika di dekat bagian barat, melihat gelagat itu, militer Amerika lalu meluncurkan hampir semua perangkat peluncur rudal setelah merekam video itu. Namun anehnya, UFO itu tidak bergeming sedikitpun, justru semua perangkat elektronik menjadi lumpuh. Salah satu dari perangkat yang paling canggih tiba-tiba meleleh terkena seberkas sinar misterius!

Para ilmuwan Amerika yang mendengar itu, lalu segera menelitinya. Mereka menyimpulan bahwa peluncur rudal canggih yang meleleh menjadi besi tua itu, mungkin disebabkan oleh sesuatu yang mirip dengan High Pulse manusia.

Pada 24 September 1957, sebuah unit batalion rudal dan artileri antipesawat di timur jauh pulau Sakhalin dari eks Uni Soviet melepaskan tembakan ke 3 pesawat UFO, namun ketiga “monster” itu hanya melayang di udara tanpa menghindar dalam rentetan tembakan rudal, UFO itu tidak bergeming meskipun ditembak dengan mainan Uni Soviet itu.

Sementara itu, di sebuah pangkalan rudal di wilayah Asia Tengah terlihat sebuah UFO, dan rudal yang memiliki pelacakan otomatis itu lalu mengunci UFO tersebut. Namun, pada saat peluncuran, diluar dugaan rudal itu meledak sendiri, dan hal ini membuat pasukan Eks Uni Soviet harus menelan pil pahit yang diraciknya sendiri.

Setelah mengalami serentetan kegagalan demi kegagalan, para ilmuwan yang melakukan penelitian terhadap UFO tersebut lalu memperingatkan, Apabila Anda berkesempatan atau bernasib malang melihat UFO, Anda jangan coba-coba melakukan tindakan “pre-emptive,” karena itu tak ubahnya anda menunjukkan keberanian ke sebuah tank dengan mengggunakan ketapel, dan itu tak ada gunanya, bahkan anda akan kehilangan nyawa!

Karakteristik UFO yang ganjil ini tidak dapat dijelaskan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi modern, taraf teknologi tinggi yang menakjubkan dari karakreristik yang luar biasa ini, menunjukkan bahwa semua itu sepenuhnya bukan hasil karya manusia Bumi saat ini. Kalau begitu, lantas siapa yang menciptakan dan mengendalikan mereka sepenuhnya? Penalaran yang logis ini hanya dapat dijelaskan bahwa UFO itu diciptakan dan dikendalikan oleh makhluk yang jauh lebih cerdas dari kita, manusia Bumi. (Epochtimes/joni/rmat)

 

 

 

Share
Tag: Kategori: ALIEN&UFO

Video Popular