Pada masa awal penyakit, kanker paru-paru mungkin tidak menunjukkan manifestasi klinis apapun. Namun seiring dengan perkembangan penyakit, akan menunjukkan tanda-tanda fisik dari gejala terkait. (Istock)

Demi memastikan diagnosis yang dapat dipercaya, mengidentifikasi tanda-tanda fisik dari gejala kanker paru-paru itu sangatlah penting. Beberapa gejala dapat diamati oleh dokter, tapi ada juga beberapa gejala yang tidak dapat diamati, dan ini harus digambarkan oleh penderita itu sendiri.

Pada masa awal penyakit, kanker paru-paru mungkin tidak menunjukkan manifestasi klinis apa pun. Namun seiring dengan perkembangan penyakit, akan menunjukkan tanda-tanda fisik dari gejala terkait.

Kemungkinan tanda atau gejala dari kanker paru-paru itu meliputi :

1. Batuk, terjadi perubahan batuk kronis, atau batuk dalam jangka waktu lama, tapi tidak mereda.

2. Sesak napas yang tidak ada hubungannya dengan olahraga, atau sesak napas memburuk seusai olahraga ringan/singkat. Seperti misalnya penderita mengatakan : “saya harus duduk dulu sebentar ketika tiba di satu tempat, dan perlu mangambil napas dulu sebelum berjalan kembali.”

3. Bernapas berat yang tidak ada hubungannya dengan penyakit tertentu. Seperti misalnya penderita mengatakan : “Saat saya bernapas, kedengarannya seperti bersiul.”

4. Hemoptisis (ekspektorasi (batuk) darah).

5. Nyeri di dada.

6. Suara serak atau berubah secara drastis.

7. Kelelahan kronis. Contoh misalnya penderita mengatakan : “Saya selalu tidak bisa mendapatkan istirahat yang cukup ; saya selalu merasa sangat lelah.”

8. Penurunan berat badan yang tidak diketahui sebabnya secara jelas.

9. Sakit kepala

10. Benjolan yang terasa sakit di leher, ketiak atau pangkal paha, ini mungkin akibat penyebaran sel kanker melalui sistem limfatik.

Semua tanda-tanda dan gejala ini juga bisa disebabkan oleh penyakit lain, masih belum bisa didiagnosis sebagai “kanker”. Namun, jika terdapat beberapa gejala secara bersamaan, terutama gejala terkait tidak juga membaik setelah beberapa waktu, maka sebaiknya segera mungkin diperiksa, minta bantuan dokter perawatan kesehatan untuk mendiagnosis dan mengobatinya.(Epochtimes/Jhn/Yant)

Share

Video Popular