Sejumlah orang ketika berjemur di bawah Matahari akan bersin-bersin, melahap makanan pedas akan bersin, terkena flu dan mencium bau bunga juga dapat bersin. Bersin adalah sesuatu yang biasa, tetapi tahukah Anda, sekali bersin dapat mengandung sekitar 40.000 partikel ingus yang dalam sekejap dapat memenuhi seluruh ruangan.

Penelitian terbaru dari Massachusetts Institute of Technology, Amerika Serikat telah menemukan bahwa rata-rata sekali bersin hanya dalam beberapa menit saja seluruh ruangan akan terkontaminasi, dan bahkan mencapai saluran ventilasi di langit-langit ruangan.

Sifat menular ingus bisa sampai 200 kali

Tim peneliti untuk kali pertama juga menemukan bahwa bagaimana ingus yang betebaran menghambur dan mengontaminasi setiap sudut. Lydia P., seorang spesialis laboratorium dari institute tersebut mengatakan disaat bersin, ingus disemburkan dari paru-paru dan melalui suatu proses pecah yang kompleks, lalu dibuang melalui rongga mulut serta menyembur ke semua arah.

Penelitian dari tim ini sebelumnya juga menemukan bahwa seorang carrier (pembawa) bakteri atau virus, udara yang dibuang/ dihembuskan biasanya bersifat menular, tapi jika kuman ini dikeluarkan saat bersin, maka dapat menular 5 sampai 200 kali lebih tinggi daripada keadaan normal. Terutama di dalam ruangan berventilasi buruk, semakin tinggi risiko menularnya. Itu sebabnya, ketika bersin seharusnya tutuplah mulut dan hidung dengan tisu, serta bukalah jendela agar sirkulasi udara dapat berjalan.

Menahan paksa bersin dapat cederai telinga

Flu adalah penyebab yang paling umum dari bersin. Virus flu dapat menyebabkan mucosa (lapisan lengket) hidung membengkak, sehingga otak keliru mendeteksi bahwa di hidung ada benda asing, lalu mengirim sinyal bersin untuk mengeluarkan benda asing tersebut. Biasanya orang sekali bersin dapat mengandung sekitar 40.000 partikel ingus yang merupakan jalur untuk mempercepat penyebaran virus.

Di depan umum, orang-orang tertentu akan menahan bersin, itu adalah tindakan yang berbahaya. Karena ketika Anda menahannya, aliran udara setelah melalui hidung lalu masuk ke trakea telinga, aliran udara yang begitu kuat kemungkinan dapat menyebabkan gendang telinga pecah. (Hui)

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular