JAKARTA – Kelenteng Jin De Yuan yang terletak di kawasan Petak Sembilan, Tamansari, Jakarta Barat dipadati ribuan pengunjung warga Tionghoa untuk menyambut perayaan Imlek 2016 tahun monyet api yang dirayakan, Senin (8/2/2016).

Warga sudah berbondong-bondong tiba di kelenteng pada puncaknya sejak dini hari. Kelenteng yang sempat terbakar beberapa waktu lalu, tak menyurutkan kehadiran warga dari berbagai kawasan di Jakarta. Warga pun antusias melaksanakan sejumlah ritual untuk merayakan perayaan Imlek.

Pengurus Kelenteng Jin De Yuan, Yue Ie, menuturkan pihaknya sudah melakukan sejumlah persiapan untuk tahun Imlek di wihara yang terletak di pasar tradisional Pancoran kawasan Glodok, Jakarta Barat itu. Termasuk melakukan sejumlah perbaikan terhadap kelenteng yang kini menjadi cagar budaya apalagi adanya tiang-tiang kayu menghitam karena sisa kebakaran.

“Kami perbaiki sederhana sehingga umat bisa sembahyang dengan tenang di dalam,” ujarnya kepada wartawan di lokasi Kelenteng.

Dia menuturkan Imlek bisa berarti menyambut tibanya musim semi, jika para petani mengartikannya kedatangan musim panen baru. Untuk tahun ini, perayaan tahun monyet api menggambarkan sosok hewan yang lincah, cerdas dan terus mudah bergerak. Imlek tahun ini bisa dimaknai bekerja tangkas dan mengambil keputusan secara cepat dan matang.

Meski demikian, dia menuturkan unsur api pada tahun ini menjadi kewasapadaan dengan adanya sejumlah bencana alam yang melanda Indonesia. Namun demikian dia berharap masyarakat Indonesia selalu diberi keberkahan, kesehatan, kententraman dan dijauhi dari terorisme.

Warga Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Yen Le Howa datang bersama keluarganya berharap tibanya Imlek tahun ini selalu diberikan keberkahan dan dilimpahkan kesuksesan. Dia mengatakan merayakan Imlek dengan harapan selalu diberikan kesehatan.

Warga negara Australia, Madeline dan seorang temannya Nikita, turut menyaksikan ritual perayaan Imlek di Kelenteng di kawasan pecinan tersebut. Dia menuturkan kehadiran mereka berdua hanya ingin menyaksikan perayaan imlek yang kemudian diketahui bahwa kelenteng tersebut merupakan yang tertua di ibu kota Jakarta.

Tak hanya kehadiran para wisatawan dari Australia, sejumlah turis mancanegara lainnya turut menyaksikan ritual Imlek di tempat peribatan yang dikenal dengan Vihara Dharma Bhakti itu. Sejumlah turis dan Eropa dan Jepang turut melihat suasana Kelenteng yang sedang disesaki ribuan warga Tionghoa dari Jabodetabek.  (asr)

 

Share

Video Popular