JAKARTA – Rezim Korea Utara yang tetap nekad meluncurkan roket jauh beberapa waktu lalu disesalkan oleh pemerintah Indonesia. Melalui Kementerian Luar Negeri mengimbau kepada penguasa Korea Utara untuk taat kepada resolusi Dewan Keamanan PBB serta turut menghindari provokasi ketegangan untuk kawasan sekitar.

“Kementerian Luar Negeri RI melalui siaran pers resminya menyatakan pemerintah Indonesia sangat menyayangkan bahwa himbauan masyarakat internasional, agar Korea Utara tak melaksanakan peluncuran uji coba roket jarak jauh untuk membawa satelite tidak diindahkan,” tulis siaran pers Kemenlu RI.

Kemenlu mengingatkan, tindakan Korea Utara telah melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB nomor 1718 (2006), 1874 (2009) dan 2087 (2013) serta telah menciptakan ketegangan di Kawasan.

Pemerintah Indonesia mendesak agar Korea Utara menghormati dan mematuhi Resolusi DK PBB, menahan diri dari tindakan-tindakan provokasi serta mengimbau semua pihak untuk melakukan langkah- langkah guna menurunkan ketegangan.

Melansir dari VoaNews, roket jarak jauh Korea Utara diluncurkan Minggu pagi dari sarana peluncuran satelit Tongchang-ri, Korea Utara, dekat perbatasan barat-laut dengan China. Roket ini diklaim mampu mencapai lintasan ke selatan yang melewati angkasa kepulauan Okinawa, Jepang selatan.

Komando Strategis Amerika melaporkan, berhasul mendeteksi asatu misil memasuki antariksa. Indikasi diartikan sebagai indikasi peluncuran roket jarak jauh itu berhasil. Sementara Kantor berita Korea Selatan Yonhap menyebut, roket tersebut gagal meluncur dengan tepat sasaran dan jatuh ke laut dekat kepulauan Jeju, Korea Selatan. (asr)

Share

Video Popular