Kita semua tahu bahwa duduk terlalu lama itu tidak baik bagi kesehatan, hasil penelitian baru sekarang menyebutkan, bahwa jika duduk terlalu lama, besar kemungkinan akan menderita diabetes tipe 2. (Fotolia)

Sofa atau kursi yang lembut memang dapat membuat kita nyaman saat duduk. Namun itu bukan berarti kita bisa duduk berlama-lama. Hal ini dikarenakan duduk terlalu lama akan memperbesar peluang seseorang untuk mengalami diabetes tipe 2.

Kita semua tahu bahwa duduk terlalu lama tidak baik bagi kesehatan, sebuah penelitian yang membuktikan bahwasannya duduk terlalu lama itu memang tidak baik dan merusak kesehatan. hasil penelitian ini mneyebutkan bahwa jika duduk terlalu lama, tidak tertutup kemungkinan akan menderita (penyakit) diabetes tipe2.

Melansir laman US Cable News Network (CNN), hasil penelitian di Belanda yang dipublikasikan dalam jurnal Diabetologia menyebutkan, bahwa meskipun menjadi “Couch potato”(arti kiasan untuk untuk orang yang sepanjang hari terpaku duduk menonton televisi, sambil mulutnya tidak berhenti mengunyah keripik kentang) lebih dari 40 menit setiap hari, namun, rasio menderita diabetes tipe 2 juga tetap akan meningkat tajam.

Peneliti meminta peserta memasang instrument pemantau selama 8 hari di kaki mereka, untuk mengukur kadar glukosa darah. Di antara 2497 peserta, sebagian besar waktu duduk mereka minimal sembilan jam sehari. Dan setiap lebih dari satu jam, risiko menderita penyakit diabetes tipe 2 meningkat 22%, risiko sindorom metabolic meningkat 39%, ini menunjukkan bahwa tidak tertutup kemungkinan “sikap duduk lama itu berperan penting dalam penderitaan dan pencegahan penyakit diabetes tipe 2”.

Dengan kata lain, jika penelitian ini dapat dipercaya, maka risiko menderita penyakit diabetes tipe 2 bagi mereka yang sepanjang hari duduk di depan komputer kantor, kemudian pulang kantor dengan mengendarai mobil atau sepeda (motor), lalu duduk santai di atas sofa sambil menikmati tayangan favorit mereka di televisi itu sangat tinggi.

Tanpa kita sadari, aktivitas yang sehari-hari kita ini berdampak pada meningkatnya risiko untuk terkena penyakit diabetes tipe 2 sebesar 22%. Julianne van der Berg, seorang peneliti dari Maastricht University di Belanda, juga mengatakan semakin lama Anda duduk, semakin besar risiko Anda terkena diabetes tipe 2, walaupun Anda sering berolahraga.

Penyakit diabetes sendiri merupakan penyakit dimana kadar gula darah lebih tinggi dari batas normal. Penyakit ini bisa juga menjadi penyebab penyakit jantung dan ginjal, serta dapat menyebabkan kebutaan dan amputasi anggota tubuh. Diabetes sendiri terbagi menjadi dua tipe. Dan diabetes tipe 2 merupakan diabetes yang paling umum dialami.

Walaupun mempunyai kaitan, Berg tidak ingin mengaitkan permasalahan terlalu lama duduk dengan penyakit menyeramkan ini secara lebih detail. Dia dan rekan-rekannya pun masih akan terus meneliti soal ini. Tetapi, bukan hanya Berg saja yang sedang meneliti keterkaitan kebiasaan ini dengan salah satu penyakit yang berdampak pada kematian ini.

Dr Joel Zonszein, direktur Diabetes Center Klinis di Montefiore Medical Center di New York City, juga mengatakan banyak faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang terkena diabetes tipe 2, termasuk kecenderungan genetik untuk penyakit ini. Dia juga menambahkan, kurang aktif bergerak dan diet ternyata juga diketahui dapat meningkatkan risiko penyakit ini.(Epochtimes/Jhn/Yant)

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular