Erabaru.net. Langsung ke peraduan (tidur) di saat rambut masih dalam keadaan basah, yakin banyak anak-anak remaja terutama remaja putri pernah seperti ini.

Mungkin hal demikian tidak apa-apa menurut Anda, namun, menurut ahlinya, hal seperti ini justru berdampak buruk.

Tidak percaya, mari kita simak ulasan berikut.

Bahaya tidur dalam keadaan rambut basah.

1.Bantal menjadi kuning

Rambut yang basah kuyup, dipastikan akan meresapkan air ke dalam bantal, dan tanpa disadari, lama kelamaan, membuat bantal menjadi kuning dengan sendirinya, bahkan berjamur.

Kita tahu, bantal juga merupakan bagian penting dalam pemeliharaan kesehatan tidur.

Penggunaan bantal cassia, bantal lembut dan elastis dan sebagainya itu dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas tidur dan memelihara kesehatan.

Namun, jika Anda justru tidur dengan bantal berjamur sepanjang hari/malam, atau persisnya yang Anda tiduri setiap hari itu bukanlah bantal, tapi bantal bakteri! Kedengarannya memang agak menyeramkan, namun, faktanya memang seperti itu.

2. Tumbuh uban

Jika anda yang berparas cantik dan muda, tiba-tiba suatu hari melihat ada rambut putih di kepala, jangan berkeluh kesah kenapa tiba-tiba terlihat “tua” dalam sekejab mata, padahal masih belia.

Semua ini terjadi karena Anda selalu tidur dalam keadaan rambut basah.

Malam hari, adalah waktu yang paling produktif bagi sekresi hormon dalam tubuh, hormon perangsang melanosit yang bisa membuat tubuh mengeluarkan lebih banyak melanin.

Rambut hitam orang-orang timur itu merepresentatifkan kesehatan, namun, jika karena sekresi melanin tidak memadai, akan membuat rambut ditumbuhi dengan semakin banyak warna rambut lain, dan ini menandakan adanya masalah pada fisik Anda.

Saat setelah Anda tidur, dimana karena rambut masih basah, akan sulit mengeluarkan melanin, karena rambut dalam kondisi dingin, lama kelamaan, akan muncul rambut putih.

3. Memicu sakit kepala.

Setelah keramas, lalu Anda terlentang (tidur) begitu saja dalam keadaan rambut masih basah.

Namun, air di kulit kepala Anda masih terus menguap dan terus membawa kalor (pengatur kalor) di otak.

Hal ini sangat mudah membuat uap dingin itu meresap ke dalam kulit kepala Anda, dan keesokan hari saat bangun, Anda akan merasa makin tidur justru semakin pusing (belum siuman sepenuhnya) ? Anda akan merasa sakit kepala setelah bangun dari tidur.

Ini semua karena Anda terburu-buru ingin tidur lebih awal, agar bisa lebih bergairah saat bangun keesokannya, namun, keinginan Anda itu justru terbalik karena pengaruh dari rambut Anda yang basah saat tidur.

4. Menyebabkan pilek

Jika hanya sakit kepala, mungkin sakitnya akan hilang saat tidur lagi di malam hari.

Tapi, jika pilek, maka ini akan berlangsung beberapa hari, apabila serius dapat memengaruhi performa kerja Anda selama beberapa hari ke depan.

Kenapa bisa pilek? Di saat kepala mendapat serangan dingin karena menguapnya sejumlah besar air di kepala, akan berdampak pada bagian anggota tubuh lainnya, misalnya saluran pernapasan.

Saat pernapasan merasakan dingin, itu akan menyempitkan pembuluh darah, sehingga sebagian sirkulasi darah menjadi tidak lancar, yang membuat resistensi jalur pernapasan menurun.

Imbasya, bakteri yang memang “menetap”di saluran napas akan mengambil “kesempatan itu dan beraksi”, bakteri berkembang biak dengan bebas, sehingga menyebabkan infeksi pada saluran pernapasan, dan inilah yang disebut pilek/flu.

Demi mencegah atau mengantisipasi pilek, biasanya kita memakai masker, syal, topi, menambah pakaian dan sebagainya saat bepergian.

Namun, karena “meremehkan” rambut yang basah, sehingga menyebabkan pilek yang tidak “jelas sumbernya”, jadi memang benar-benar harus mengambil langkah-langkah pencegahan.

5. Memengaruhi gaya/bentuk rambut keesokannya

Saat bangun tidur, dimana pada awalnya mengira rambut yang telah dikeramas bersih sehari sebelumnya itu akan memberi kesegaran keesokannya.

Namun, karena rambut yang basah tertekan semalaman, sehingga menjadi berantakan bak “sarang burung”.

Imbasnya, perlu menghabiskan waktu lagi hanya untuk merapikan rambut dengan gel dan sejenisnya baru bisa bepergian.

Jadi, untuk menghindari hal-hal terkait di atas, sebaiknya jangan tidur dulu dalam keadaan rambut masih basah.

Mungkin Anda akan bergumam, jika tidak keramas di malam hari, di pagi hari waktunya justru lebih sempit, jadi, bagaimana baiknya?

Anda bisa keramas atau membersihkan rambut Anda agak awal di malam hari, jika tidak sabar menunggu sampai kering, Anda bisa mengeringkannya dengan pengering rambut.

Meskipun penggunaan hair dryer dalam jangka waktu lama akan merusak rambut, tapi jauh lebih baik daripada sakit.

Lagipula, selama Anda mengeringkan rambut dengan hair dryer dalam jarak lebih dari 30 cm, maka dampak buruk atau kerusakan pada rambut itu sangat kecil.

Yang penting, selama cuaca cerah, sebaiknya rajin-rajinlah menjemur bantal, karena bagaimanapun juga bantal atau sejenisnya itu setiap hari selalu berhubungan dengan rambut dan saluran napas Anda.(NTDTV/Jhn/Yant)

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular