Keterangan gambar: Peta Uni Eropa

Oleh CNA Bucharest

Presiden Dewan Eropa Donald Tusk mengatakan, KTT di Brussel, Belgia pada Rabu (17/2/2016) besok akan menjadi momentum yang menentukan apakah Inggris bisa tetap berada di Uni Eropa atau akan meninggalkan organisasi tersebut.

Tusk menyebutkan bahwa kemungkinan Inggris untuk melepaskan diri dari Uni Eropa cukup tinggi, oleh karena itu negosiasi tentang hal itu perlu ditangani lebih berhati-hati.

Setelah bertemu dengan Presiden Rumania Klaus Iohannis, Donald Tusk kepada wartawan mengatakan, “Hari ini saya telah bertemu dengan Presiden Klaus Iohannis, Perdana Menteri Inggris David Cameron dan Presiden Prancis Hollande, dan esok akan menemui Perdana Menteri Yunani Aleksis Tsipras, Perdana Menteri Ceko Bohuslav Sobotka, Kanselir Jerman Angela Merkel. Hanya 1 pemikiran politik yang ada dalam benak saya yaitu besok merupakan saat-saat yang sangat menentukan.”

“Sekarang adalah saat kita mendengarkan argemen mereka. Posibilitas Inggris meninggalkan Uni Eropa cukup tinggi. Karena proses negosiasi sangat rapuh, jadi harus ditangani dengan saksama, akan sulit untuk memperbaiki keretakan bila itu sampai timbul. Tentu saja kehilangan satu pun merupakan kerugian besar bagi masa depan Uni Eropa, untuk itu mari kita permasalahkan dan putuskan secara bersama-sama. Meskipun kita juga tidak akan berkompromi pada nilai-nilai Eropa yang sudah disepakati bersama,” pungkas Dolad Tusk. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular