Sinus Anda bermasalah? Bisa jadi sumber masalah terjadi pada paru-paru. (iSTOCK)

Oleh: dr. Soe Hyo – Seok

Hidung yang terletak di titik pusat wajah, memiliki banyak peran yang penting. Ketika menghirup udara dingin, hidung membutuhkan waktu seperempat detik untuk memanaskannya hingga suhu 35 derajat Celcius, temperatur yang sesuai bagi tubuh manusia. Juga mengatur kelembaban udara yang terhirup dan membersihkannya dengan menyaring partikel-partikel asing.

Hidung juga merupakan organ penciuman kita, dan rongga hidung penting untuk mengartikulasikan suara konsonan seperti “m” dan “n”.

Namun, hidung juga rentan terhadap berbagai masalah, termasuk radang selaput lendir atau rhinitis. Apabila penyebab yang mendasari peradangan pada selaput lendir hidung tidak segera diobati, maka kondisi ini dapat mendatangkan penyakit kronis seperti sinusitis, asma, dan COPD.

Radang selaput lendir hidung akan menjadi sangat parah di musim dingin dan berangin dimana pekerjaan hidung akan lebih sulit untuk cepat menghangatkan udara yang masuk ke dalam tubuh.

Hidung yang sehat, dapat mempertahankan tingkat kelembaban dan suhu secara tepat. Namun, apabila rongga hidung menjadi terlalu kering atau lembab dengan banyak kotoran, maka penyakit akan timbul dalam hidung.

Jika rongga hidung terlalu kering, lendir gagal untuk melakukan peran pembersihan yang benar, virus dan patogen dapat menempel pada bagian dalam rongga hidung dan tidak akan habis. Di sisi lain, jika ada lendir yang berlebihan, maka akan membanjiri ke tempat-tempat yang seharusnya tidak masuk. Namun apabila lendir hanya berdiam di tempat, itu juga tidak boleh, ia akan menjadi stagnan.

Lendir stagnan akan jadi sinusitis

Sinus adalah empat pasang rongga yang terhubung ke hidung. Sinus maksilaris, terletak di tulang pipi, tempat dimana 90 persen sinusitis muncul.

Begitu lendir mengalir melalui sinus, organisme seperti rambut kecil yang disebut silia dan membran mukosa membantu menyaring dan menghilangkan kuman. Sinus juga membantu mendinginkan darah yang akan dialirkan ke otak.

Namun, jika terserang pilek biasa atau peradangan selaput lendir, dan terjadi pembengkakan selaput lendir, maka akan menyumbat pintu masuk ke sinus, mencegah masuknya udara segar dan penghapusan ingus. Ketika lendir mandeg pada sinus, maka patogen dan jamur dapat berkembang biak. Sama seperti air genangan yang menimbulkan kondisi pembusukan, mengalami stagnasi lendir akan menginduksi peradangan lebih lanjut, sehingga akhirnya mengarah pada sinusitis.

Mengobati peradangan hidung, mencegah banyak penyakit

Karena hidung berhubungan erat dengan mata, telinga, dan sinus, maka peradangan pada hidung dapat dengan mudah menyebabkan masalah di daerah-daerah ini. Jika radang hidung menyebar ke telinga, dapat bermanifestasi sebagai sakit telinga; jika menyebar ke mata, dapat bermanifestasi sebagai penyakit mata yang menular; dan jika menyebar ke sinus, dapat menjadi sinusitis.

Hidung juga berhubungan erat dengan paru-paru. Dalam pengobatan Korea, paru-paru dikatakan bertugas mengatur kesehatan hidung, dan hidung dipandang sebagai anak perusahaan dari paru-paru. Sehingga kelainan di paru-paru dapat bermanifestasi sebagai penyakit pada hidung.

Oleh karena itu, pengobatan radang hidung tidak harus terbatas pada hidung. Untuk menyembuhkan sepenuhnya radang hidung, hanya dimungkinkan jika fungsi paru-paru, yang merupakan inti dari sistem pernapasan, dapat diperkuat.

Membersihkan paru-paru akan mengembalikan keseimbangan kelembaban yang tepat dan juga memperkuat amandel. Ketika amandel menjadi sehat, mereka akan menghasilkan jenis sel darah putih (limfosit) yang merupakan kunci bagi sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan kemampuan penyembuhan diri secara nyata.

Disaat sistem kekebalan tubuh mulai bekerja pada radang hidung, maka gumpalan kekuningan akan dibuang. Ini menandakan telah disambut baik, karena lendir dari dalam hidung dan sinus sedang dibersihkan. Penyembuhan secara menyeluruh hanya bisa terwujud jika lendir ini telah dikeluarkan dan memulihkan fungsi sel darah putih sepenuhnya.

Dalam pengobatan Barat, obat utama bagi radang hidung adalah antihistamin dan dekongestan, sedangkan pengobatan untuk sinusitis kronis adalah antibiotik, steroid, dan operasi. Namun, dari perspektif kedokteran Korea, perawatan seperti ini malah akan melawan proses alami dari tubuh serta akan menyebabkan kambuh lagi dikemudian hari, juga menimbulkan efek samping.

Meskipun perawatan Barat mungkin tampak efektif dengan menekan gejala untuk sementara waktu, namun hal tersebut akan benar-benar menghancurkan tubuh pada tingkat yang lebih besar lagi. Jika obat farmasi digunakan secara berkelanjutan, maka mereka dapat menyebabkan efek samping yang serius dalam waktu singkat.

Pembedahan juga bukanlah pengobatan yang jitu bagi sinusitis. Saya pernah punya pasien yang mantan dokternya mengatakan bahwa peradangan hidung dan sinusitis bisa disembuhkan dengan meluruskan septumnya (tulang dan tulang rawan yang membagi rongga hidung) yang bengkok. Pasien ini akhirnya menjalani tiga kali operasi, namun “benar-benar tidak berguna” karena dia masih mengalami serangan berulang dari penyakit tersebut.

Saya tekankan sekali lagi bahwa perawatan buatan dengan pisau bedah atau obat-obatan kimia tidak akan bisa memutuskan rantai lingkaran setan yang menyebabkan sinusitis kronis.

Khususnya, ketika radang hidung terus berlangsung, maka mengobati penyakit sekunder yang berasal darinya malah tidak akan berhasil. Di sisi lain, jika peradangan pada hidung ditangani secara tepat dan sepenuhnya, maka penyakit sekunder secara otomatis akan disembuhkan.

Jika paru-paru diobati dengan pengobatan herbal Korea, setelah sekitar tiga bulan gejala yang terkait dengan peradangan pada hidung, seperti ingus yang berlebihan, bersin, hidung tersumbat, batuk, dan postnasal drip, akan hilang. Selain itu, sakit kepala akan lenyap, pasien akan menemukan kepala mereka terasa lebih jernih, dan lebih mampu berkonsentrasi.

Begitu fungsi sel-sel darah putih meningkat, maka akan menghilangkan penyebab radang hidung, dan penyakit anakan (sekunder), seperti sinusitis, sakit telinga, dan penyakit mata yang menular, akan sembuh dalam waktu singkat.

Setelah akar masalah telah diambil, maka penting untuk mencegah kambuh lagi.

Pencegahan pertama yang paling menentukan adalah mencegah timbulnya pilek biasa yang menyebabkan peradangan hidung. Melalui pembersihan paru secara terus menerus, kesehatan amandel, yang menjadi penjaga kesehatan bagi tubuh, akan dapat dipertahankan, dan kemudian akan benar-benar menjaga tubuh terhadap virus flu biasa. (Ajg/Yant)

Bersambung

Dr. Seo Hyo Seok adalah direktur Rumah Sakit Pengobatan Pyunkang Korea, yang memiliki tujuh cabang di Korea Selatan, satu di Stanton University, California, dan satu lagi di Atlanta, keduanya di AS. Dr. Seo termasuk peringkat atas dari Kyung Hee University, Korea, dan telah bertahun-tahun melakukan penelitian untuk mengembangkan formula herbal Pyunkang-Hwan, yang dapat meningkatkan kekebalan dengan memperkuat fungsi paru-paru. Ia telah membantu penyembuhan lebih 155.000 pasien dari berbagai kondisi.

Share

Video Popular