Keterangan foto: Perdana Menteri Turki Ahmed Davutoglu (tengah) pada Sabtu (20/2/2016) mengatakan pemerintah akan mengadopsi langkah baru dalam menanggulangi keamanan nasional. (Adem Altan/AFP/Getty Images)

Oleh CNA Ankara/Istanbul

Serangan bom mobil baru-baru ini terjadi di ibukota Turki Ankara menyebabkan 28 orang meregang nyawa. Perdana Menteri Turki Ahmed Davutoglu pada Sabtu (20/2/2016) mengatakan pemerintah akan mengadopsi langkah baru dalam menanggulangi keamanan nasional.

Agence France-Presse memberitakan bahwa Ahmed Davutoglu setelah 5 jam pertemuan dengan kepala keamanan di Ankara menyebutkan, “Kita bermaksud untuk membuat perubahan pada masalah keamanan.”

Ia juga mengatakan bahwa pemerintah sekarang sedang mengembangkan sebuah rencana aksi untuk menanggulangi terorisme.

Ahmed Davutoglu mengatakan pihaknya berencana untuk menempatkan lebih banyak petugas keamanan, tetapi juga menghimbau masyarakat untuk melakukan bagian dari tanggung jawab seperti melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan hal yang mencurigakan.

“Tujuan organisasi teroris adalah menciptakan rasa takut, kekacauan dan kerusakan di tempat-tempat yang banyak kerumunan, kita semua wajib untuk membantu petugas keamanan. Hanya dengan dukungan masyarakatlah langkah-langkah keamanan bisa bermanfaat,” kata Ahmed.

Ia juga menghimbau AS, negara sesama anggota NATO untuk memandang setiap ancaman keamanan terhadap Turki sebagai ancaman terhadap AS sendiri. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular