Keterangan gambar : Ilustrasi

Oleh CNA New Delhi

Warga masyarakat Jat di India menghentikan kerusuhan dan memindahkan penghalangan jalan setelah pemerintah berjanji akan memberikan pengakuan status sebagai “Kelas Terbelakang Lainnya” Other Backward Class, OBC). Namun, kerusuhan yang terjadi sebelumnya telah merenggut nyawa 11 orang dan melukai 150 orang lainnya.

Warga Jat adalah penduduk pedesaan India yang kebanyakan berprofesi sebagai petani. Mereka merupakan masyarakat yang menjadi korban sistem kasta di India sehingga tidak mendapat tempat di masyarakat. Selain sulit mencari pekerjaan, mereka juga tidak memperoleh jaminan dari pemerintah. Karena itu, mereka membuat kerusuhan di propinsi Haryana menuntut pemerintah memberikan status paling tidak OBC.

Akibat banyak jalan lalu lintas, jalur kereta api dan lainnya diblokir oleh mereka. Selain itu mereka juga melakukan pembakaran dan merusak stasiun KA. Pemerintah terpaksa menurunkan kekuatan militer untuk memadamkan kerusuhan, tetapi tidak mampu mengendalikan suasana kemarahan mereka.

Pemerintah pusat kemarin menugaskan rombongan Menteri Dalam Negeri Rajnath Singh untuk berkonsultasi dengan pimpinan mereka. Setelah itu kedua belah pihak sepakat untuk menyerahkan tuntutan para warga Jat itu kepada organisasi yang dipimpin oleh Menteri Pembangunan Perkotaan, Perumahan dan Perkotaan Pengentasan Kemiskinan dan Urusan Parlemen, M. Venkaiah Naidu untuk ditangani secepatnya.

Media Indian Express melaporkan bahwa Sekretaris Jenderal Partai Bharatiya Janata (BJP) yang bertanggung jawab atas urusan propinsi Haryana, Anil Jain mengatakan, pemerintahan Haryana yang dipimpin oleh BJP akan segera memperkenalkan program agar warga masyarakat Jat dapat memperoleh pengakuan status yang mereka inginkan.

Namun karena pemerintah Haryana sebelumnya mengatakan bahwa jika warga Jat itu memperoleh status OBC, maka itu akan membuat jumlah kesejahteraan yang diberikan kepada golongan kasta melebihi 50 %, melanggar ketentuan yang digariskan oleh Mahkamah Agung. Jadi belum dapat dipastikan apakah tuntutan status OBC itu bisa terealisasi.

Setelah jatuhnya 11 orang korban tewas dan 150 orang lainnya luka, dan janji dari pemerintah setempat yang bersedia mengurus tuntutan warga Jat, maka kerusuhan pun langsung mereda dan penghalang yang digunakan untuk memblokir jalan-jalan juga segera disingkarkan. Situasi di Propinsi Haryana sekarang ini sudah cukup kondusif. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular