JAKARTA – Badan Narkotika Nasional (BNN) gagalkan penyelundupan 25 Kg sabu asal Malaysia yang dikamuflasekan dengan beras. Petugas BNN mengamankan 4 orang yang diduga terlibat dalam usaha penyelundupan Narkotika tersebut. Keempat orang dengan inisial R, F, K, dan B diamankan di Pool Bus Makmur, Jl. Sisingamangaraja, Medan, Sumatera Utara, Minggu (21/2/2016).

Humas BNN dalam siaran persnya mengatakan kasus ini berhasil dibongkar berkat penyelidikan yang intensif selama dua bulan tentang adanya pengangkutan barang yang diduga berisi Narkotika dengan menggunakan sebuah bus. Petugas BNN bekerja sama dengan Polda Sumatera Utara kemudian melakukan penyelidikan dan mengamankan bus tersebut sesaat setelah tiba di sebuah Pool Bus yang berada di Jl. Sisingamangaraja, Medan, Sumatera Utara.

Bersamaan dengan itu, petugas juga mengamankan F dan B als DK yang hendak menjemput barang berisi Narkotika tersebut. Dari penangkapan keduanya, petugas kemudian mengamankan dua orang lainnya, yaitu K dan R yang diduga sebagai pengendali pengiriman barang berisi Narkotika tersebut.

Narkotika jenis sabu seberat 25 Kg tersebut diduga berasal dari Malaysia dan dibawa ke Indonesia melalui pelabuhan Dumai dengan dikamuflasekan menggunakan beras. Dari kasus ini, petugas menyita barang bukti Narkotika berupa   25 Kg sabu, sebuah mobil, sepeda motor, dan uang tunai senilai Rp 9 juta. Selanjutnya, BNN akan bekerja sama dengan Polis Diraja Malaysia (PDRM) untuk mengungkap kasus ini hingga tuntas.

Para tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2), Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup dan hukuman maksimal berupa hukuman mati.

Menyelundupkan Narkotika dari luar negeri ke Indonesia melalui Medan, Sumatera Utara, kerap dilakukan oleh jaringan sindikat Narkotika. Oleh karena itu, Sumatera Utara termasuk daerah yang rawan dan tergolong tertinggi dalam penyalahgunaan Narkoba termasuk di tempat hiburan malam.

Dari kejadian ini, pengelola angkutan umum dihimbau agar tetap waspada dan jangan sampai dimanfaatkan oleh jaringan sindikat Narkotika. BNN sebagai lembaga yang bertanggung jawab terhadap Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) akan menindak tegas dan keras pada para pelaku kejahatan Narkoba, serta tidak segan-segan menggunakan senjata api bagi pelaku kejahatan Narkoba yang melakukan perlawanan untuk penegakan hukum. (asr)

Share

Video Popular