JAKARTA – Penataan kembali bangunan di kawasan Kalijodo yang berbatasan dengan Jakarta Barat dan Jakarta Utara berhasil dilakukan tanpa perlawanan. Sebanyak 12 alat berat dikerahkan untuk membongkar bangunan yang sebelumnya terdiri lokalisasi, kafe, warung makan dan rumah, Senin (29/2/2016).

Sejak pagi seluruh petugas gabungan terdiri TNI, Kepolisian dan Satpol PP sudah menggelar apel pasukan. Selanjutnya pada pukul 07.30 WIB alat berat mulai bergerak untuk membongkar bangunan. Hingga pada sore hari hampir seluruh bangunan di kawasan yang terdapat rumah bordil itu diratakan dengan tanah.

Pembongkaran kawasan Kalijodo berlangsung lancar dan kondusif, walaupun terdapat sejumlah warga yang masih bertahan. Namun tak berlangsung lama, warga akhir luluh dan merelakan tempat tinggal mereka dirobohkan. Beberapa hari sebelumnya, warga juga sudah berinisiatif untuk membereskan dan membawa barang-barang yang masih diperlukan.

Walikota Jakarta Utara, Rustam Effendi menargetkan setelah pembongkaran bangunan di kawasan Kalijodo selesai, selanjutnya selama sepekan Kalijodo sudah siap untuk ditata menjadi kawasan Ruang Terbuka Hijau. Kawasan ini nantinya akan dilengkapi sejumlah fasilitas untuk publik seperti lapangan futsal.  “Minggu ini mudah-mudahan sudah bisa ditata,” ujarnya saat memantau pembongkaran.

Menurut dia, sejatinya area yang dihuni oleh warga yakni kawasan Kalijodo merupakan area tak layak huni. Kawasan yang terletak di pinggir bantaran kali ini, ujarnya, tak rapi dan kotor. Oleh karena itu, warga sekitar sudah semestinya pindah ke pemukiman yang layak huni.

Rustam menambahkan pihaknya berhasil memindahkan sebanyak 212 kepala keluarga ke rumah susun sederhana sewa. Hasil ini tak lain dari usaha terus menerus sejumlah aparat Pemprov DKI Jakarta mulai Camat dan Lurah selama 15 hari terakhir. Hingga kemudian pada akhirnya warga mentaati program penataan kawasan Kalijodo.

Sementara Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian yang juga memantau pembongkaran kawasan Kalijodo mensyukuri pelaksanaan pembongkaran yang berlangsung dengan kondusif. Menurut Tito, keberhasilan ini merupakan kerjasama semua pihak dari Pemprov DKI Jakarta, Polda dan jajaran Kodam Jayakarta. Termasuk kerja sama masyarakat yang ikut berkontribusi pembongkaran hingga berlangsung dengan tertib.

Kapolda juga mengucapkan terimaksih kepada warga yang sudah bekerjasama dengan baik hingga tak ada kekerasan fisik, penolakan dan perlawanan. Dia menerangkan penataan kawasan Kalijodo berlangsung dengan lancar dan tertib, selanjutnya akan dibangun ruang hijau dan diharapkan mampu mengubah wajah Jakarta.

Selain Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian, Pangdam Jaya Mayjen Teddy Laksmana, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat juga menyambangi kawasan Kalijodo. Pembongkaran juga disaksikan ratusan warga meskipun hujan lebat sempat turun sekitar area Kalijodo. (asr)

Share

Video Popular