Oleh CNA Bogota

National Health Institute of Columbia (NHIC) melaporkan bahwa sebanyak 42.706 orang warga Kolombia, termasuk 7.653 orang wanita hamil diduka terinfeksi virus Zika.

Agence France-Presse memberitakan, statistik terbaru menunjukkan, pekan lalu terdapat 5.695 kasus penyebaran virus Zika melalui gigitan nyamuk, di antaranya 1.300 orang adalah wanita yang sedang hamil.

Kebanyakan orang tidak merasakan gejala penyakit tersebut. Kalaupun ada kenaikan suhu badan juga hanya sedikit. Namun penyebaran virus ini sangat cepat dan menyebabkan masyarakat Amerika Latin kewalahan menghadapinya. Virus Zika diketahui membuat bayi dilahirkan dengan kepala lebih kecil dari normal oleh ibu yang terinfeksi ketika sedang hamil.

Sampai sekarang belum ada obat atau vaksin yang dapat mengatasi serangan virus tersebut. National Health Institute of Columbia mengatakan diagnosis klinik di seluruh negeri menemukan 34.464 orang terinfeksi virus Zika. Selain itu, hasil uji klinis memastikan 1.612 orang positif terinfeksi verus tersebut dan 6.630 orang lainnya masih berupa dugaan.

Kasus Zika Kolombia dinilai cukup tinggi, berada di bawah Brazil yang sejak penyebaran pertama tahun lalu hingga saat ini sudah mencapai 1.5 juta kasus diagnosa klinik.

NHIC memprediksi bahwa bila saja penyebaran virus itu berlangsung secepat di Brazil, maka sedikitnya 600.000 warga Kolombia akan terinfeksi dan menyebabkan 500 bayi lahir dengan kepala berukuran lebih kecil. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular