Erabaru.net. Berita tentang “seberapa kotornya handuk barber shop (salon kecantikan) itu ?” Kini telah menjadi fokus perdebatan sengit di kalangan netizens Tiongkok.

Menurut media lokal Tiongkok, penggunaan handuk yang telah berlangsung sekitar 6 bulan itu dipenuhi dengan selaksa kuman, dihimbau kepada masyarakat sebaiknya lakukan desinfektan dengan pemansan microwave, dan akan lebih baik lagi kalau menggunakan handuk yang berbeda untuk melap/membersihkan bagian anggota badan yang tidak sama.

“Seberapa kotorkah handuk barber shop ?” Topik ini kini seketika menjadi fokus pencarian utama di microblogging Tiongkok, dan memicu debat panas netizens, tidak hanya handuk yang biasa dipakai di salon, bahkan handuk yang biasa dipakai di restoran, hotel, dan selimut semuanya itu sangat kotor.

Lantas bagaimana penggunaan handuk yang benar dan steril ? Postingan microblogging di harian lifetime Tiongkok merekomendasikan, karena handuk yang telah digunakan sekitar 6 bulan itu akan dipenuhi dengan selaksa kuman bakteri, disarankan sebaiknya lakukan sterilisasi dan desifektan secara berkala pada handuk, misalnya, panaskan handuk dengan microwave sekitar 3 – 5 menit, atau dipanaskan/dimasak dengan air mendidih sekitar 5 menit.

Selain itu, harian lifetime juga menyebutkan, handuk pribadi sebaiknya dipakai secara terpisah ; gunakan handuk yang berbeda untuk membersihkan anggota badan yang tidak sama, karena jika flora mikroba normal pada satu bagian anggota tubuh itu berpindah ke bagian tubuh lain, besar kemungkinan dapat menyebabkan penyakit ; handuk yang Anda pakai itu sebaiknya diganti setidaknya tiga bulan sekali.

Sementara itu, modern express Tiongkok, Sabtu, 27 Februari lalu menyebutkan, bahwa beberapa waktu lalu, dinas pemerintah setempat melakukan pemeriksaan dan pengujian handuk di lima salon kecantikan di Nanjing, Tiongkok, dan hasilnya ditemukan bahwa selain noda kotor yang tidak dicuci bersih dan tampak jelas dimata itu, handuk di lima salon kecantikan itu rata-rata terdeteksi mengandung kuman.

Sekadar diketahui, bahwa tidak mustahil kontak jangka panjang dengan handuk yang dipenuhi dengan kuman bakteri itu dapat berdampak buruk pada kesehatan.

Seorang pengusaha salon mengatakan, sebenarnya, demi menghemat biaya, handuk di sejumlah besar salon kecantikan itu bukan satu handuk untuk satu tamu, dengan kata lain satu handuk bisa dipakai untuk banyak tamu, dan fenomena satu handuk untuk dipakai semua tamu itu sudah umum di salon-salon kecantikan.

Menurut laporan terkait, ada yang mengklaim bahwa handuk yang telah disterilkan itu bisa jadi juga tidak pernah didesinfektan.

Ada beberapa pemilik salon kecantikan merupakan “salon gelap/ilegal”, tempatnya bukan saja tampak berantakan, handuk juga diletakkan sembarangan di lantai, dan dijemur semaunya, bisa dipastikan kualitas pembersihan handuk juga di bawah standar. (Epochtimes/Jhn/Yant)

Share
Tag: Kategori: MISTERI SERBA SERBI

Video Popular