JAKARTA – Tiga orangutan Kalimantan yang mati akibat pembakaran lahan di kawasan hutan lindung Kota Bontang, Kalimantan Timur mendapat sorotan dari media di Inggris, Daily Mail dalam laporannya yang ditulis Senin (28/2/2016). Media Inggris ini menyoroti dengan menampilkan sejumlah foto orangutan yang turut terbakar.

Adalah Daily Mail menulis dengan judul  “Three female orangutans have died in a land fire near a protected forest in Indonesia amid claims the blaze was started deliberately.” Dalam laporannya, menulis pernyataan pendiri Centre for Orangutan Protection Hardi Baktiantoro.

Menurut dia, kebakaran hutan terjadi karena faktor disengaja untuk lahan pertanian. Dia mengkritik cara membuka lahan pertanian dengan cara membakar hutan dan menewaskan orangutan.

Tim petugas dari Taman Nasional Kutai dan kepolisian kota Bontang mengubur tiga orangutan yang mati hangus terbakar. Kepala Balai Taman Nasional Kutai (TNK) Erly Sukrismanto menuturkan kebakaran terjadi pada Minggu (27/2/2016). Matinya tiga orangutan ini diketahui setelah warga memposting foto-foto hewan ini di akun facebooknya.

Menurut Erly, Orangutan yang mati tersebut terdiri satu orangutan dewasa, satu orangutan usia muda dan satu bayi orangutan. Menurut dia, saat ditemukan Senin (28/2/2016) kondisi ketiga orangutan sudah terbakar dan mulai menunjukkan pembusukan. Lebih lanjut dia menjelaskan, setelah dilakukan olah TKP sehingga diputuskan untuk dilakukan penguburan untuk menghindari penyakit.

Sementara Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menuturkan tentang kebakaran lahan dan hutan yang terjadi di Kalimantan. Menurut dia, hotspot di Kalimantan Timur, khususnya di Kutai Kartanegara dan Kutai Timur  sudah terpantau sejak dua minggu terakhir, seperti kebakaran lahan 5 hektar di Desa Muhurun, Kecamatan Kenohan Kabupaten Kutai Kartanegara pada 30 Januari 2016.

Sutopo menjelaskan kebakaran hutan dan lahan ini sengaja dibakar oknum masyarakat untuk pembukaan lahan. Kebakaran hutan dan lahan di Desa Puan Cepak, Kecamatan Muara Kaman Kabupaten Kutai Kartanegara dilakukan oleh oknum masyarakat dengan alasan hutan bebas dan untuk buka lahan baru. “Bahkan kebakaran di sekitar areal hutan lindung di Bontang pada 20 Februari 2016 menyebabkan 3 orangutan terbakar,” ujarnya.  (asr)

Share

Video Popular