JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan daerah yang menerima peringatan tsunami akibat gempa di Barat Daya Mentawai, Selasa (2/3/2016) dalam keadaaan aman. BMKG juga sudah mengumumkan pencabutan peringatan dini tsunami.

Daerah-daerah yang mendapat peringatan dini tsunami adalah di pulau dan sepanjang pantai Barat Sumatera seperti Nias Selatan, Nias, Simeuleu, Aceh Singkil, Aceh Barat, Muko-Muko, daerah di sepanjang Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu dan Lampung serta dilaporkan aman.

Sutopo menjelaskan gempa yang terjadi di Samudera Hindia itu, tidak menyebabkan adanya korban jiwa, kerusakan bangunan dan tsunami tidak terlihat di pantai. BMKG Sumbar telah mencabut peringatan tsunami untuk 15 daerah sejak pukul 21.30 Wib.

Menurut Sutopo, masyarakat di kota Padang dan sebagian di pesisir barat Sumatera merespon peringatan tsunami dengan evakuasi di shelter tsunami. Sebelumnya BNPB membangun beberapa shelter dan telah digunakan masyarakat evakuasi.

Selain itu juga memanfaatkan atap masjid, gedung bertingkat, sekolah dan lainnya. Di beberapa tempat terjadi kepanikan, kemacetan lalu lintas karena banyak masyarakat yang membawa kendaraan bermotor.  Dengan dicabutnya peringatan tsunami maka masyarakat diminta kembali ke rumah dengan tertib. “Tidak perlu takut. Yang penting selalu waspada dan mengikuti arahan aparat,” ujar Sutopo.

Sebelumnya, BMKG telah melaporkan pertama kali gempa 8,3 SR pada 2 Maret 2016 pukul 19.49 WiB. Pusat gempa di Samudera Hindia di kedalaman 10 km terletak 682 km barat daya Kepulauan Mentawai Sumatera Barat. Gempa berpotensi tsunami. Kemudian BMKG mengeluarkan  pemutakhiran peringatan dini tsunami di Sumatera Barat, Sumatera Utara, Aceh, Bengkulu, Lampung gempa magnitude 7,8 SR pada kedalaman 10 km di lokasi yang hampir sama. (asr)

Share

Video Popular