Oleh Gu Qinger

Sejak insiden Wang Lijun pada Februari 2012 terungkap, perseteruan kalangan atas Partai Komunis Tiongkok/ PKT semakin tajam. Politbiro Tiongkok pernah mengakui bahwa partai sedang menghadapi bahaya besar. Sebagaimana dilaporkan oleh media Hongkong baru-baru ini bahwa, Xi Jinping, Li Keqiang dan Wang Qishan acap kali mengalami percobaan pembunuhan sejak mereka dikukuhkan sebagai pimpinan Tiongkok melalui Sidang Paripurna ke 18 PKT. Oleh sebab itu, Politbiro memandang perlu untuk mengeluarkan daftar nama pemimpin pusat saat situasi darurat.

Menurut majalah ‘Chengming’ Hongkong edisi Maret bahwa untuk mengatasi situasi darurat ketika pemimpin kunci PKT mengalami kejadian tidak terduga yang tidak diinginkan sehingga menyebabkan kekosongan pemimpin dan berpengaruh langsung pada kegiatan kenegaraan maupun partai, bahkan akibat terjadinya kekerasan politik nasional, vakumnya pemerintahan dan sebagainya. Politbiro Tiongkok telah menunjuk orang-orang yang kompeten untuk menjabat di Tim Alternatif yang disusun sesuai keempat situasi darurat sebagai berikut :

  1. Xi Jinping berhalangan. Tim Alternatif terdiri dari Ketua Umum Wang Qishan, Ketua 1 Li Keqiang, Wakil Ketua Zhang Dejiang, Li Zhanshu, Xu Qiliang.
  2. Xi Jinping, Li Keqiang berhalangan. Tim Alternatif terdiri dari Ketua Umum Wang Qishan, Wakil Ketua : Zhang Dejiang, Li Zhanshu, Xu Qiliang, Ma Kai.
  3. Xi Jinping, Wang Qishan berhalangan. Tim Alternatif terdiri dari Ketua Umum Li Keqiang. Wakil Ketua 1 Xu Qiliang, Wakil Ketua Li Zhanshu, Ma Kai.
  4. Xi Jinping, Li Keqiang, Wang Qishan berhalangan. Tim Alternatif terdiri dari Li Zhanshu bertindak sebagai Ketua Tim (covener). Wakil Ketua: Xu Qiliang, Ma Kai, Chang Wanquan.

Artikel menyebutkan bahwa daftar tersebut dikeluarkan pada masa yang luar biasa dengan pertimbangan situasi Tiongkok yang antara lain, pertama, sedang diberlakukan darurat militer sementara baik lokal maupun nasional, karena penangguhan beberapa konstitusi yang berlaku. Kedua, merupakan tindakan persiapan menjelang diselenggaranya pertemuan khusus Komite Sentral yang akan berlangsung 3 bulan ke depan untuk menilai situasi internasional dan membahas masalah dalam negeri. Ketiga, bila persiapan sudah matang pada tahun ini rencana akan diadakan sidang pleno Komite Sentral untuk membahas dan mengesahkan kebijakan baru yang akan diajukan nanti.

Sejak Sidang Paripurna ke 18, banyak informasi yang diklarifikasikan sangat rahasia dibocorkan, sehingga Xi Jinping, Li Keqiang dan Wang Qishan mengalami beberapa kali percobaan pembunuhan maupun kekerasan yang dilakukan oleh lawan politik. Serangan terhadap mereka kebanyakan terjadi saat melakukan inspeksi di luar kantor, dan sebagian besar kasus tersebut sekarang sedang dalam pengusutan.

Sejak insiden Wang Lijun terungkap, untuk menghindari tuntutan tanggung jawab, kelompok Jiang Zemin berulang kali menyerang rezim Xi Jinping, bahkan beberapa kali mencoba untuk membunuh Xi Jinping dan Wang Qishan. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular