Menyusul sanksi percobaan nuklir yang dikeluarkan Dewan Keamanan PBB kepada Korea Utara, pemerintah AS memasukkan nama orang kedua Korea Utara Hwang Pyong-so ke dalam daftar hitam, pada Kamis (3/3/2016) kemarin.

Central News Agency mengutip laporan Reuters menyebutkan bahwa pada daftar nama orang-orang terkena sanksi yang dikeluarkan oleh Departemen Keuangan AS Kantor Pengawasan Asset Luar Negeri (OFAC), terdapat nama-nama baru dan satu di antaranya adalah orang kedua di Korea Utara yaitu Wakil Panglima Tentara Rakyar Korea Utara Hwang Pyong-so.

Saat ini Hwang menjadi orang kedua yang memegang kekuasaan tertinggi di Komisi Pertahanan Nasional Korea Utara. Ia juga menjabat sebagai Ketua Biro Politik Tentara Rakyat Korea Utara. Ia dianggap sebagai orang kedua di Korea Utara.

Nama Hwang Pyong-so oleh OFAC (Office of Foreign Assets Control) dimasukkan ke dalam Daftar Hitam 16 Person yang akan menghadap pembekuan kekayaan. Tujuan utama dari tindakan ini adalah untuk mencegah warga AS bertransaksi keuangan atau berhubungan dagang dengan mereka.

Laporan juga menyinggung bahwa orang ketiga Korea Utara yang juga menjadi dalang penting di belakang layar yaitu O Kuk-ryol, namanya juga termasuk salah satu yang baru ditambahkan ke dalam daftar hitam tersebut. (Secretchina/sinatra/rmat)

Share

Video Popular