Erabaru.net. Dewasa ini, kebiasaan makan terhadap berbagai jenis makanan, telah menjadi keprihatinan bagi para ahli gizi di seluruh dunia.

Dan banyak orang memperdebatkan masalah kesehatan dari mengonsumsi daging merah, apakah bermanfaat bagi tubuh atau dapat berperan merusak kesehatan tubuh.

Beberapa orang dapat menjaga pola makan mereka untuk menjaga kesehatannya, sedangkan yang lain dapat mengonsumsi banyak makanan, tanpa memperdulikan kesehatan tubuhnya.

Berikut, beberapa pengaruh berbahaya dari mengonsumsi daging merah.

Dapat mempersingkat umur Anda

Beberapa cara memasak daging merah seperti memanggang dapat meningkatan racun (nitrosamin) ditemukan di dalamnya.

Hal ini dapat menyebabkan kanker lambung.

Menurut laporan, mengonsumsi rutin daging merah dapat mempersingkat umur Anda.

Mengeraskan pembuluh darah Anda

Aterosklerosis adalah suatu kondisi pengerasan dan penyumbatan arteri.

Karnitin yang ditemukan dalam daging merah, adalah senyawa yang menyebabkan aterosklerosis.

Konsumsi secara teratur daging merah secara tak langsung juga mengonsumsi karnitin akan mengkonversinya menjadi senyawa yang merusak hati, sehingga menempatkan Anda pada risiko utama penyakit kardiovaskular.

Mendatangkan penyakit diabetes tipe 2

Mengonsumsi daging merah secara rutin, dapat mendatangkan penyakit diabetes tipe 2 juga.

Menu makanan yang kaya akan produk hewani, dapat mudah meningkatkan berat badan, sehingga menempatkan Anda pada risiko diabetes tipe 2.

Dan daging olahan adalah paling berbahaya

Dapat menyebabkan penyakit Alzheimer

Menurut para ilmuwan, penyebab utama risiko dari terserang penyakit Alzheimer(penyakit yang menyebabkan melemahnya fungsi otak) adalah akibat banyak mengonsumsi daging terutama daging merah.

Hal ini karena, daging merah mengandung sejenis protein, yaitu tau protein atau beta-amyloid, yang jika terakumulasi dalam otak, dapat mengganggu bahkan merusak sel –sel sarak otak Anda.

Meningkatkan risiko dari kanker kolorektal

Studi telah menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi daging merah setiap hari lebih rentan terhadap risiko kanker usus besar dan rektum, umumnya dikenal sebagai kanker kolorektal.

Senyawa N-nitroso hadir dalam daging merah akan mengembangkan sel-sel kanker.(Anai)

Share

Video Popular