Udara di dalam rumah Anda mungkin telah berisi segala macam hal yang tidak diinginkan seperti partikulat (materi mikroskopis baik padat maupun cair), karbon monoksida, oksida nitrogen, formaldehida, radon, serta bahan kimia yang mudah menguap dari bekas wewangian dalam pembersih konvensional.

Meskipun terdapat beberapa polutan dalam ruangan yang tidak dapat dihindari, ada berbagai cara untuk mengurangi eksposur di dalam rumah.

Berikut tips untuk mengurangi polusi dalam rumah Anda.

1. Lakukan seperti yang kakek nenek Anda lakukan, yaitu membuka jendela untuk meningkatkan ventilasi.

2. Jangan merokok atau menggunakan lilin di dalam ruangan.

3. Pilih lantai dengan permukaan keras, karena mudah dibersihkan. Karpet dapat menahan kotoran dan bulu hewan peliharaan dan diterbangkan kembali ke udara oleh angin.

4. Cobalah untuk menjaga tingkat kelembaban di rumah Anda antara 30% – 50% dan selalu pastikan ventilasi yang tepat di tempat yang lembab, seperti kamar mandi. Hal ini membantu mencegah jamur yang telah dikaitkan dengan gejala saluran pernapasan atas. Beberapa orang lebih sensitif daripada yang lain termasuk bayi dan anak-anak, orangtua, dan orang-orang dengan masalah pernapasan seperti alergi dan asma.

5. Gunakan keset untuk mencegah kotoran masuk ke rumah Anda dan / atau meminta orang untuk melepas sepatu mereka ketika mereka mengunjungi Anda.

6. Kurangi penggunaan produk pembersih atau penyegar udara, terutama yang mengandung limonene (yang memberikan aroma jeruk lemon).

7. Tanamlah beberapa tumbuhan di rumah. Menurut penelitian NASA dan University of York, tumbuhan bisa menurunkan kadar formaldehida di rumah. (Epochtimes/Osc/Yant)

Share

Video Popular