AS bersama Korea Selatan pada Senin (7/3/2016) mulai menggelar latihan militer yang dijadwalkan akan berlangsung selama 1 bulan sebagai sikap terhadap tindakan provokatif Korea Utara akhir-akhir ini. Menurut laporan The Chinese Weekly bahwa Korea Utara bereaksi keras atas latihan tersebut. Seorang penyiar TV senior Korea Utara dalam siarannya dengan suara geram mengatakan, “Washington dan Seoul akan dibumihanguskan”

Kantor Berita Korea Utara KCNA melaporkan bahwa Komisi Pertahanan Nasional DPRK pada Senin (7/3/2016) mengeluarkan pernyataan yang memperingatkan bahwa Korea Utara dapat melakukan serangan dengan nuklir lebih dahulu demi kepentingan menekan lawan.

Sementara itu, netizen Tiongkok menyebutkan bahwa Korea Utara telah menambah menempatkan sekitar 130.000 personil militer, dengan sejumlah artileri, tank dan senjata berat lainnya di sepanjang perbatasan Sungai Yalu sejak Dewan Keamanan PBB mengumumkan perluasan sanksi kepada Korea Utara pada 2 Maret 2016 lalu. Namun, berita ini belum mendapat konfirmasi.

Netizen lain berkomentar, “Tampaknya, si gendut Kim lebih membenci Tiongkok daripada Amerika.”

Ada pula netizen dengan nada menyindir menggambarkan. “Andaikata dalam satu ruang kelas terdapat 4 orang murid, murid yang berasal dri Kuba sudah berpindah sekolahan, yang berasal dari Vietnam sering membolos tidak masuk kelas, yang berasal dari Korea Utara, malahan lebih suka bermain dengan petasan, bagaimana (yang asal Tiongkok) jadinya?” (sinatra/rmat)

Share

Video Popular