Oleh CNA Brussel

Pimpinan Uni Eropa dan Turki pada Selasa (8/3/2016) hari ini telah mencapai konsensus umum soal penanganan pemukiman bagi para pengungsi, meskipun rincian penanganannya baru akan dibahas dalam pertemuan puncak minggu depan. Pemimpin Turki setelah pertemuan itu menegaskan bahwa Turki bukan datang untuk meminta imbalan jasa dari Uni Eropa, namun dana yang diminta semata akan digunakan untuk kepentingan para pengungsi.

Akibat kewalahan dalam menangani masalah pengungsi yang datang berbondong-bondong, Uni Eropa mengundang Turki untuk bertemu dan berharap kepada Turki dapat memberikan bantuan yang positif dengan menerima pengungsi yang berada di Yunani, menyediakan pemukiman yang cocok bagi pengungsi yang tiba di Turki. Agar para pengungsi tidak terus bergerak masuk daratan Eropa mencari suaka.

Turki dalam pertemuan dengan Uni Eropa hari ini mendesak adanya penambahan jumlah dana bantuan dari yang dijanjikan semula yaitu EUR 3 miliar menjadi 6 miliar sebagai pertukaran untuk kerjasama.

Kedua belah pihak telah memiliki konsensus dalam penanganan dan bersedia untuk bekerjasama, tetapi dalam masalah yang lebih rinci masih ada beberapa pandangan berbeda yang perlu disinkronkan dalam pertemuan yang rencananya akan diadakan pada pekan depan.

Dalam konferensi pers bersama yang diadakan usai pertemuan, Presiden Dewan Eropa Donald Tusk dengan rasa optimis mengatakan, pertemuan hari ini menghasilkan berita penting yaitu para pengungsi karena kondisi luar biasa yang berbondong-bondong menuju daratan Eropa sudah akan diakhiri. Hal itu bisa terjadi berkat Turki yang bersedia memberikan penampungan sementara untuk membantu mereka.

Perdana Menteri Turki, Ahmet Davutoglu pada awal konferensi pers juga mengatakan kesediaannya untuk bekerjasama dengan Uni Eropa dalam menangani krisis pengungsi yang perkembangannya sudah semakin serius. Tetapi diakhir pembicaraannya, ia juga menyisipkan suara yang bernada keluhan.

Ia mengatakan bahwa media Uni Eropa menuduh Turki meminta bantuan keuangan dalam jumlah besar sebagai imbalan atas jasa penanganan pengungsi. Ia menjelaskan bahwa dana yang berjumlah EUR 3 miliar itu seluruhnya digunakan untuk keperluan pengungsi. Pemerintah Turki bahkan sudah menggunakan anggaran nasionalnya untuk memperbaiki kualitas kehidupan para pengungsi yang masuk Turki. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular