Baru-baru ini para arkeolog telah menemukan kilang anggur pada periode Romawi atau Bizantium di situs yang diatur untuk bangunan perumahan bagi penduduk ultra-ortodoks Yerusalem.

Penemuan ini adalah putaran terbaru untuk situs yang cukup bersejarah. Itu adalah rumah Panti Asuhan Schneller dari tahun 1860 sampai Perang Dunia II. Selama kekuasaan Inggris, penduduk Jerman yang diusir dan sebuah pangkalan militer didirikan di sana. Menyusul penarikan Inggris pada tahun 1948, komplek tersebut diserahkan kepada Haganah, organisasi paramiliter Yahudi, dan kemudian menjadi sebagai pangkalan militer untuk Angkatan Pertahanan Israel hingga 2008.

Menjelang konstruksi baru dibuat, Otoritas Kepurbakalaan Israel ditugaskan melakukan penggalian arkeologi. Selama proses tersebut, mereka menemukan kilang anggur yang berumur sekitar 1.600 tahun termasuk ruang penyimpanan yang permukaannya dilapisi dengan mosaik putih. Ada juga lubang bawah tanah untuk memeram anggur dan delapan ruang kecil di sekitarnya yang mungkin digunakan untuk menyimpan anggur, atau untuk membuat rasa yang berbeda dari anggur.

“Sekali lagi, Yerusalem menunjukkan bahwa di mana pun artefak kuno ditemukan setiap kepingnya menunjukkan kemewahan kota tersebut di masa lalu,” ungkap Alex Wiegmann, direktur tim penggalian.

Temuan-temuan arkeologi ini membantu melukiskan kehidupan Yerusalem yang antusias dan dinamis sejak di zaman kuno sampai era modern.

Amit Re’em, arkeolog kabupaten Yerusalem, mengatakan penemuan ini menunjukkan apa yang dapat dicapai ketika para ilmuwan bekerja dengan komunitas Ultra-Orthodox Haredi.

Para arkeolog percaya bahwa anggur itu disajikan oleh warga setempat. Mereka membuatnya karena mereka hidup darinya, antara lain, pemeliharaan anggur dan produksi anggur.

Di samping kilang anggur, arkeolog juga menemukan bukti rumah pemandian – termasuk pipa terra cotta yang digunakan untuk memanaskan ruang pemandian dan beberapa batu bata dari tanah liat, beberapa dicap dengan nama Legiun Romawi Kesepuluh. Legiun ini adalah salah satu dari empat legiun Romawi yang berpartisipasi dalam penaklukan Yerusalem Yahudi, merupakan unit tetap yang diasramakan di kota sampai abad 300 Masehi.

Salah satu pusat utama legiun Romawi adalah di sekitar Binyanei Ha-Uma, terletak beberapa ratus meter dari lokasi penggalian saat ini. Rumah di tanah bangsawan tersebut mungkin sebuah pemukiman tambahan untuk situs utama, karena ada tempat pemandian di sana. (ran)

Share

Video Popular