Perubahan Iklim “Merugikan Si Miskin Menguntungkan Si Kaya”

545
Ilustrasi.

Sebuah penelitian di AS menunjukkan bahwa perubahan iklim menyebabkan ikan dan sumber daya alam lainnya sedang bergeser bermigrasi menuju kedua kutub Bumi, dan seiring dengan itu kekayaan pun mengalami perubahan. Bagi Negara-negara maju yang secara geografi s terletak relatif tidak jauh dari kedua kutub akan memperoleh keuntungan dari sejumlah sumberdaya tersebut, tapi bagi mereka yang tidak mampu mendapatkannya, maka seperti nasib kebanyakan orang, akan menderita.

Penelitian oleh ilmuwan di Rutgers University, Amerika Serikat dan bersama-sama dengan banyak universitas lainnya menemukan bahwa perubahan iklim memaksa sejumlah jenis ikan bermigrasi ke arah Kutub Utara dan Kutub Selatan, hal ini bakal berdampak parah terhadap orang yang berketergantungan hidup pada jenis-jenis ikan tersebut.

“Kami menemukan bahwa sumber daya alam seperti ikan ini terpengaruhi oleh perubahan iklim, sehingga mengubah siapa yang bisa memperoleh sumber daya ini.” Demikian kata Malin Pinsky, ahli biologi laut dari Rutgers University itu.

Selain itu Pinsky menyatakan bahwa jika komunitas dan negara yang lebih makmur lebih memungkinkan untuk memiliki manajemen sumber daya yang kuat, maka kelompok-kelompok yang relatif lebih kaya ini bisa mendapatkan keuntungan, sehingga dapat memperburuk kesenjangan dalam perekonomian.

Laporan penelitian ini mengatakan bahwa akibat pemanasan global, kekayaan inklusif sedang beralih dari negeri-negeri yang beriklim hangat/panas ke kedua kutub. Yang disebut dengan kekayaan inklusif adalah: jumlah aset daerah, termasuk perikanan, hutan, tanaman dan aset alam lainnya, serta aset-aset yang dibangun seperti: jalan, pabrik dan bangunan, juga termasuk kesehatan dan pendidikan. Oleh karena iklim itu berubah tidak merata dari satu tempat ke tempat lainnya, aset alam pun mengalami transformasi yang tidak merata.

“Kita cenderung berpikir perubahan iklim hanya menyangkut persoalan ilmu fisika dan biologi, tetapi sebenarnya manusia juga mampu merespon perubahan iklim itu, namun hingga saat ini kami belum sepenuhnya memahami dampak perilaku manusia terhadap sumber daya alam yang dipengaruhi oleh perubahan iklim,” pungkas Pinsky. (Epochtimes/Hui/Yant)