Oleh: Zhou Xiaohui

Pada 26 Februari, sebuah berita di berbagai media massa RRT menarik perhatian luas bahwa putra mantan Kepala Negara Partai Komunis Tiongkok/ PKT Liu Shaoqi (1959-1968), Liu Yuan, yang sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Politik pada Divisi Logistik Militer, kini menjabat sebagai wakil kepala Komisi Ekonomi Keuangan Dewan Kongres Rakyat. Pada hari yang sama untuk pertama kalinya dilakukan upacara pengambilan sumpah konstitusi (sebelumnya sumpah selalu dilakukan kepada partai komunis, red.).

Liu Yuan inilah tokoh yang membantu Hu Jintao dan Xi Jinping menguak tabir korupsi di tubuh militer dan merupakan tangan utama yang menciduk “macan (koruptor) besar ” seperti Gu Junshan, Xu Caihou, dan Guo Boxiong. Karena itu jugalah ia sangat diperhatikan oleh Xi Jinping, dan beredar kabar bahwa Liu merupakan calon kuat untuk diposisikan sebagai Sekretaris Komisi Disiplin Militer yang baru. Akan tetapi, karena alasan tertentu, Liu Yuan akhirnya memilih pensiun, dan setelah pensiun Liu diposisikan pada Komisi Ekonomi Keuangan pada Dewan Kongres Rakyat. Jelas ada alasan yang tidak sederhana di baliknya.

Setelah Xi Jinping melontarkan pernyataan, pertempuran melawan korupsi tengah mengalami tren terus menguat pada awal tahun ini. Kalangan luar menganalisa pada duel tingkat tinggi Xi Jinping selama 3 tahun terakhir, kekuasaan militer telah digenggam, Xi Jinping yang menggencarkan reformasi militer telah menguasai situasi proaktif, dan masalah terpenting yang dihadapi Xi Jinping saat ini adalah menyelesaikan transformasi ekonomi RRT. Ini dikarenakan kebijakan pertumbuhan ekonomi cepat di masa pemerintahan Jiang Zemin telah menyebabkan penghamburan sumber daya yang berlebihan, pengrusakan ekosistem, hasil produksi berlebihan dan efisiensi rendah.Apalagi ekonomi merosot, tingkat pengangguran tidak menurun, inflasi melonjak, deflasi serius, kesenjangan kaya miskin semakin besar, kepuasan rakyat sangat rendah.

Oleh karena itu pemerintah Beijing telah mengemukakan ekonomi “normalitas baru”, yakni pertumbuhan ekonomi harus menuju ke era pertumbuhan yang lebih lamban tapi berkualitas lebih tinggi. Jelas terlihat disini bahwa transformasi ekonomi Tiongkok tidak mudah, masih dibutuhkan waktu sangat panjang, ditambah lagi kubu Jiang yang tersisa diam-diam masih terus membuat kekacauan dan menghambat, seperti bencana bursa saham yang memicu guncangan tahun lalu, bisa dibayangkan betapa kesulitan yang dihadapi pemerintahan Xi Jinping.

Seperti halnya Xi Jinping, Wang Qishan, dan Liu He yang pernah mendapat bimbingan dari “bapak reformasi pertanian” Du Runsheng dan juga pernah menangani ekonomi di daerah. Liu Yuan sudah tidak asing dengan yang namanya bidang ekonomi, memilih untuk pensiun lalu menjabat sebagai Komisi Ekonomi Keuangan pada Dewan Kongres Rakyat mungkin adalah pilihan Liu sendiri, mungkin juga karena pengaturan oleh Xi Jinping.

Informasi menunjukkan, otoritas utama Komisi Ekonomi Keuangan pada Dewan Kongres Rakyat adalah: memutuskan seluruh RUU yang diajukan oleh Dewan Biro Dewan Kongres Rakyat atau oleh Komisi Tetap Dewan Kongres Rakyat, mempertimbangkan peraturan administratif Dewan Negara yang diajukan oleh Komisi Tetap Dewan Kongres Rakyat yang kontradiksi terhadap konstitusi maupun hukum, keputusan dan perintahnya, membuat laporan atas perintah, instruksi, dan peraturan Dewan Negara dan Dewan Komisi, serta atas perintah, instruksi, dan peraturan pemerintah propinsi, daerah otonomi, dan kota. Selain itu, juga membantu Komisi Tetap Dewan Kongres Rakyat menerapkan hak pengawasan terhadap keputusan atas hukum serta masalah terkait hukum lainnya, dan mengawasi penerapan hukum dan masalah terkait hukum, melakukan inspeksi penegakan hukum dan melakukan pengawasannya.

Meskipun sebagai anggota komisi Dewan Kongres tidak memiliki kekuasaan seperti halnya pejabat pemerintah, tapi tetap memiliki fungsi tertentu dalam hal mempertimbangkan suatu RUU, laporan, atau usulan, dan dengan masuknya Liu Yuan ke dalam Dewan Kongres yang dikuasai oleh Zhang Dejiang yang merupakan antek dari kubu Jiang. Selain bertujuan agar Liu Yuan bisa mengerahkan kemampuannya dalam hal ini, menurut penulis, tujuan utamanya adalah untuk mencegah Zhang Dejiang membuat kekacauan terutama dalam hal ekonomi, agar bisa sejalan dengan reformasi ekonomi yang sedang digulirkan oleh kubu Xi Jinping.

Menurut berita terdahulu, Zhang Dejiang menyandera Dewan Kongres dengan membuat undang-undang dan tindakan pengawasan untuk mengulur waktu bahkan merusak kebijakan yang diterapkan Xi, seperti tahun lalu Dewan Kongres terang-terangan menolak revisi undang-undang sebanyak 26 pasal yang diajukan oleh Dewan Negara. Liu Yuan yang memiliki latar belakang unik kali ini masuk ke dalam Dewan Kongres dengan sendirinya akan membuat Zhang Dejiang tidak tenang. Selain itu, Liu Yuan yang memiliki latar belakang “memukul macan” juga akan membuat takut para pejabat korup yang menarik diri dari jabatan pemerintahan dan bersembunyi di Dewan Kongres, seperti Qin Guangrong yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris (pimpinan) Provinsi Yunnan.

Bisa dikatakan, dengan masuknya Liu Yuan pada Komisi Ekonomi Keuangan pada Dewan Kongres adalah pengaturan besar oleh kubu Xi Jinping sebagai sepasang mata yang akan “mengawasi” Zhang Dejiang. Mulai sekarang, apa pun yang dilakukan oleh Zhang Dejiang, tidak akan luput dari pengawasan sepasang mata ini. (sud/whs/rmat)

Share

Video Popular