Erabaru.net. Sepuluh orang terkaya di dunia yang memulai usahanya dari nol kebanyakan bergantung pada ketekunan diri sendiri hingga usahanya berhasil, atau karena menciptakan suatu ide baru sehingga berkembang dengan pesat.

Diantara mereka lebih dari separuh adalah tokoh paling terkemuka dalam bidang teknologi canggih, harta kekayaan mereka terkumpul dengan pesat, kekayaan yang nyaris dapat menandingi kakayaan sebuah negara.

Menurut laporan terbaru institusi riset kekayaan “Wealth X Institute” menunjukkan bahwa 25 orang pengusaha terkaya yang memulai usaha mereka dari nol kebanyakan berasal dari Amerika Serikat, kekayaan mereka sendiri saja sudah melebihi 850 miliar dollar AS.

“Wealth X Institute” dengan berbagai index mengukur urutan kekayaan orang-orang tersebut, misalnya melalui asset pribadi, nilai pertukaran, pajak lokal, bunga deposito, manifestasi penanaman modal dan lain-lain.

1. Bill Gates (61), warga negara AS, menggeluti usaha bidang industri IT “Microsoft”, pernah selama 13 tahun: 1955 -2007 bertahan menduduki posisi pengusaha terkaya di dunia menurut versi “Forbes” dengan asset netto: 87,4 miliar dollar AS; Gates dan istrinya mendirikan yayasan filantrofi : “Bill & Melinda Gates Foundation”.

2. Amancio Ortega (80), warga negara Spanyol, terlahir dalam keluarga miskin pekerja rel kereta api, kemudian mengandalkan bisnis eceran kerajaan busana Inditex dan anak perusahaan dengan merk Zara, berturut-turut telah menjadi orang terkaya di Spanyol dan Eropa dengan asset netto: 66,8 miliar dollar AS. Saat ini, Zara telah direkonstruksi menjadi industri pakaian dan perhiasan, sehingga merk-merk terkenal dunia dengan terpaksa mengikutinya.

3. Warren Buffett (86), warga negara AS, Bidang usaha: Penanaman Modal Multielement Berkshire Hathaway, maha guru penanam modal terkenal di seluruh AS yang dijuluki “dewa saham” Wall Street dan Oracle of Omaha, merupakan maha guru penanam modal paling top di dunia saat ini.

Buffett sejak kecil sudah sangat suka pada uang dan angka, tingkat kesukaannya jauh melampaui semua orang dalam keluarga.

Pada usia 8 tahun, ia mulai membaca buku-buku di dalam ruang kerja ayahnya yang berhuhungan dengan saham, bahkan membuat tabel untuk mengikuti gerak-gerik harga saham.

Buffett pada masa sebagai pelajar, seluruh otaknya hanya berpikir tentang pekerjaan yang berhubungan dengan “mencari uang”. Aset netto: 60,7 miliar dollar AS.

4. Jeff Bezos (52), warga Negara AS, pada tahun 1994 telah mendirikan Industri Teknologi Amazon, bisnis perusahaannya diawali sebagai toko buku online, kemudian mengarah pada usaha berbagai macam barang perdagangan.

Buku pertama laku pada bulan Juli 1995, lalu tahun 1997 pertama kali menjadi perusahaan publik.

Saat ini, Amazon merupakan salah satu perusahaan penjualan eceran online dan E-commerce terbesar di dunia.

Bezos pernah menyatakan bahwa dirinya memulai usaha dari garasi mobil, selangkah demi selangkah berjalan menuju sukses. Aset netto: 56,6 miliar dollar AS.

5. Sejak berdirinya industry IT “Oracle”, Larry Ellison (72), warga negara AS, terus menjabat sebagai CEO, sampai tanggal 18 September 2014 ketika ia berusia 70 tahun, baru mengumumkan dirinya mundur dari jabatan CEO.

Ellison dengan Aset netto: 45,3 miliar dollar AS, lahir dalam keluarga miskin, namun Megan, putrinya dan David, putranya masing-masing memiliki perusahaan perfilman yang sukses.

6. Mark Zuckerberg (32) yang asset nettonya: 42,8 miliar dollar AS, merupakan pengusaha miliarder warga negara AS yang paling muda dengan bidang usaha IT “facebook” yang dirintisnya sendiri.

Pada tahun 2003, ketika ia masih merupakan mahasiswa di Universitas Havard, bersama teman kuliahnya sudah mendirikan Facebook, website jejaring sosial.

Kekayaannya sangat erat berhubungan dengan masa depan Facebook.

Karena merupakan CEO Facebook, maka upah tahunan yang diterimanya hanya 1 dollar AS.

7. Michael Bloomberg (74), warga negara Amerika, pemilik usaha bidang keuangan Bloomberg LP, pernah menjabat Walikota New York, jabatan penting yang siap menerima curahan perhatian dari kalangan politik AS maupun Eropa, memiliki asset netto: 42,1 miliar dollar, bukan saja sangat berpengaruh dalam bidang politik, juga secara luas masuk ke dalam lingkungan media massa, pendidikan dan usaha sosial, merupakan tokoh masyarakat yang terkenal karena hobi dan pengetahuannya yang luas.

8. Ingvar Kamprad (90), warga negara Swedia, pendiri bidang usaha bisnis Eceran IKEA, di Swedia membangun usaha dengan berjualan jam tangan dan stockings, menggunakan waktu beberapa puluh tahun untuk mendirikan sebuah perusahaan perabot rumah tangga lintas negara eceran dengan harga terjangkau, modis, memberikan nuansa dirancang dengan baik, asset nettonya: 39,3 miliar dollar AS, Kamprad selama hidupnya bekerja dengan tekun.

Tahun 2002, ia menjadi orang terkaya di Swedia, namun kehidupan Kamprad selalu menjunjung tinggi efesiensi, mendapat julukan “orang yang paling tekun dan hemat di Swedia”.

9. Larry Page (43), asset netto: 38,5 miliar dollar AS, merupakan salah seorang pendiri Google, sekarang merupakan CEO Alphabet.

Pada tahun 1998 ketika Page masih mahasiswa kandidat Doktor di Universitas Stanford, bersama Sergey Brin mulai mendirikan sebuah pusat data, menganalisa dan menggerakkan search engine “Back Rub”, yang juga merupakan pendahulu dari Google.

Saat ini Teknologi IT Google sudah merupakan search engine terbesar di dunia.

10. Sergey Brin (43), warga negara AS, adalah salah seorang pendiri Google, terlahir di keluarga Yahudi yang tinggal di bekas negara Unisoviet.

Pada usia 6 tahun, ia mengikuti orangtuanya untuk beremigrasi ke Amerika. Menurut pemberitaan, meskipun memiliki asset netto: 37 miliar dollar AS, ia tetap hidup sederhana, bersama istrinya, donasi mereka pada tahun 2013 mencapai 219 juta dollar AS.

Sebagai tokoh yang menjadi jiwa perusahaan Google, ruang kerja Brin tidak berbeda dengan ruang kerja staf lain, hanya saja interiornya agak lebih baik.

Brin memberikan berbagai fasilitas “gratis” kepada para karyawan sebagai bagian dari kebudayaan perusahaan, mulai dari makan, pusat kebugaran, sampai massage, cuci pakaian dan konsultasi pada dokter semuanya gratis bagi karyawan. (Epochtimes/Pur/Yant)

Share

Video Popular