Hasil penggalian kuburan masal di Spanyol telah menemukan mayat lebih dari 100 pria dan wanita yang dieksekusi selama empat bulan selama perang berdarah di negara itu.

Sisa-sisa manusia tersebut ditemukan setelah dilakukan penggalian di pemakaman San Roque di Puerto Real, dekat Cadiz, di barat selatan Spanyol.

Muncul setelah proyek yang didanai pemerintah mengungkapkan bagaimana ratusan pria dan wanita telah dieksekusi selama bulan Juli, Agustus, September dan Oktober 1936.

Proyek penggalian yang dijalankan oleh Historical Memory of Puerto Real dan didanai oleh pemerintah daerah Andalusia tersebut dimulai pada Juni 2014 dan diharapkan akan selesai tahun ini.

Sejauh ini 121 mayat dilaporkan telah ditemukan di kuburan massal tersebut, namun para ahli berharap untuk menemukan lebih banyak.

Para ahli mengatakan 90 persen dari tubuh yang tergali menunjukkan bukti telah menjadi sasaran ‘episode kekerasan’ dimana amunisi juga ditemukan terletak di sebelah tulang bersama dengan kapur yang digunakan untuk menguraikan tubuh lebih cepat.

Mayat-mayat itu berusia antara 17 dan 62 tahun, menurut Huffington Post.

Diperkirakan korban diangkut ke kuburan sebelum ditembak dan dibuang di antara jalan setapak di lokasi pemakaman sebagai peringatan untuk para pekerja di sekitar ladang. Tubuh mereka kemudian dilemparkan jadi satu ke dalam kuburan massal.

Dua tahun yang lalu telah diberitakan bagaimana seluruh tim relawan dari arkeolog Spanyol, antropolog dan ilmuwan forensik keluar setiap tahun bergabung dengan ekspedisi-ekspedisi untuk menggali kuburan massal yang diduga warisan fasis Spanyol masa lalu.

Secara rutin yang melihat adalah anak laki-laki dan perempuan dari para orang tua yang diduga mereka mengetahui lokasi orang yang mereka cintai yang meninggal beberapa dekade yang lalu.

Beberapa tewas selama perang saudara 1936-1939 tetapi kebanyakan, terutama dari sayap kiri, yang dieksekusi setelah kemenangan pasukan yang setia kepada Jenderal Francisco Franco.

Pemerintah Spanyol pada tahun 2007 mengesahkan “Historic Memory Law” mengutuk kekejaman yang dilakukan selama rezim Franco, yang berlangsung sampai tahun 1975.

Banyak penggalian telah dibiayai melalui sumbangan dana lokal dan internasional

Pada tahun 2014, dilaporkan lebih dari 200 kuburan telah digali sejak tahun 2000 dan sekitar 5.700 mayat telah ditemukan. (ran)

Share

Video Popular