Erabaru.net. Seorang petani memiliki 2 tong ember, setiap hari ia pergi ke sungai menimba air dengan sebuah pikulan.

Di antara kedua tong ember itu ada satu yang bercelah (pecah), karena itu setiap kali saat tiba di rumah, isi ember ini selalu hanya menyisakan separo airnya, sedangkan ember air yang satunya selalu penuh berisi.

Demikianlah, selama 2 tahun, dari hari demi hari, si petani hanya bisa menimba satu setengah ember air setiap hari dari sungai.

Ember yang sempurna tanpa celah itu sangat bangga dengan dirinya yang utuh sempurna dan tanpa cacat, dan tentu saja ember yang pecah atau bercelah itu merasa sangat malu dengan kekurangan dan ketidakmampuan dirinya dalam melaksanakan tugasnya itu.

Setelah 2 tahun mengalami kegagalan itu, suatu ketika di sungai, ember yang pecah itu akhirnya memberanikan diri bertanya pada si majikan: “Saya merasa sangat menyesal, sebab di sebelah saya ini ada celahnya, bocor di sepanjang jalan, dan hanya bisa memikul setengah ember ke rumah.”

Si petani itu lalu menjawabnya dengan mengatakan: “Apa telah kamu perhatikan?

Di sepanjang jalan sebelahmu itu telah ditumbuhi dengan bunga, sedangkan di sebelah lainnya tidak ada bunga? Sejak awal saya sudah tahu kamu bocor, karena itu di sepanjang jalan sebelahmu itu (sebelah yang bocor) saya menaburkan bibit bunga.”

“Dan setiap hari dalam perjalanan pulang kita ke rumah sambil memikul air itu, kamu telah menyirami air pada mereka.

Dan 2 tahun sudah, kerap kali saya datang di pinggir jalan ini memetik bunga segar untuk menghiasai meja makan saya.

Jika bukan dikarenakan kekurangan yang kamu maksudkan itu, lalu bagaimanakah saya bisa mempunyai bunga yang segar dan indah ini untuk menata atau menghiasi rumah saya?” ujar si Petani.

Seumpamanya setiap orang dari kita ini adalah ember yang pecah itu, masing-masing pasti memiliki kekurangan dan ketidaksempurnaan yang begini atau begitu.

Seandainya kita menaruh sebuah hati yang lapang, tahu bagaimana mendapati kelebihan atau keistimewaan orang lain, bahkan bisa memanfaatkan kelebihan dan menutupi kekurangan kita.

Maka kehidupan kita pasti akan semakin gembira, santai dan penuh dinamika. (Zhengjian.org/Jhon/asr)

Share

Video Popular