Erabaru.net. Tren pembentukan tubuh, kaum pria pada umumnya suka lari ke gym.

Jika hendak membuat kualitas otot dengan postur yang baik, selain melakukan kebugaran atau berolahraga, makanan juga merupakan faktor yang tidak dapat diabaikan.

Baik itu resep hidangannya, asupan air dan bahan-bahan makanan yang kaya energi, dapat melengkapi konsumsi energi ketika beraktivitas, dan memperbaiki serta menumbuhkan jaringan otot, sehingga dapat mengukir tubuh yang sempurna.

Dalam hal ini, ahli gizi dari WebMD Medical News Amerika merekomendasikan 6 jenis bahan-bahan berkualitas dan waktu terbaik untuk dikonsumsi.

Asupan 6 jenis pangan yang dapat mengukir postur tubuh.

1. Sayuran dan buah-buahan.

Semua jenis makanan sehat dalam daftar makanan selalu ada buah-buahan dan sayuran, yang kaya serat, vitamin, mineral dan kandungan air, beberapa jenis sayuran malah mengandung protein, seperti spinach, brokoli, kubis Brussel (Brussels Sprouts).

2. Produk susu rendah lemak.

Merupakan sumber protein berkualitas tinggi, karbohidrat, vitamin D, kalium dan kalsium. Setelah olahraga atau latihan kebugaran harus minum susu cokelat rendah lemak. Bagi yang tidak tahan minum susu (Laktosa intoleran), dapat menggantinya dengan makan yoghurt.

3. Daging tanpa lemak.

Mengandung protein, zat besi dan asam amino (Amino Acids) yang sangat baik.

4. Telur.

Mencakup semua asam amino penting. Makan sebutir telur (termasuk kuning telur) per hari sudah cukup memadai.

5. Biji-bijian.

Tanpa rasa atau dipanggang adalah pilihan protein yang baik, ia mengandung vitamin, antioksidan, serat dan lemak sehat.

6. Kacang-kacangan dan padipadian.

Adalah makanan berkarbohidrat tinggi, juga mengandung protein, serat, vitamin dan antioksidan.

Makan berapa banyak yang paling tepat?

Pilih makanan berkarbohidrat dan berprotein, ditambah sedikit lemak sehat, dapat mensuplai energi, memperbaiki kerusakan otot dan meningkatkan pertumbuhan jaringan baru.

Karbohidrat adalah sumber utama energi yang dibutuhkan untuk aktivitas sehari-hari, dalam tubuh diolah menjadi glukosa.

Tubuh manusia menyimpan karbohidrat dalam bentuk glikogen. Sumber glikogen yang terbatas akan habis pada latihan yang berkepanjangan dan intensitas tinggi.

Tatkala sumber glikogen habis sebelum sempat makan makanan berkarbohidrat lagi, tubuh akan mencari protein dari jaringan otot untuk menghasilkan karbohidrat.

Untuk menghindari pemborosan energi dari jaringan otot maka itu sebelum berolahraga paling tepat adalah mengkonsumsi lebih dahulu makanan yang mengandung karbohidrat.

Ahli gizi menyatakan bahwa 50% sampai 60% dari kebutuhan kalori harian berasal dari karbohidrat.

Dalam operasional fungsi tubuh yang normal, serapan kalori harian dari protein adalah sebesar 10% – 20% dari total kalori;

Departemen Kesehatan dan Kesejahteraan Taiwan menentukan, asupan orang dewasa normal per kilogram berat badan adalah 1 gram per hari.

Ahli gizi juga menekankan setiap kali olah raga 30 sampai 40 menit, sebaiknya mengonsumsi 20 gram protein.

Selain itu, perhatikan total kalori harian yang dimakan, untuk menghindari akumulasi lemak yang berlebihan yang malahan dapat menyebabkan obesitas. (Epochtimes/Hui/Yant)

Share

Video Popular