Oleh: Chen Gang

Di mata para ilmuwan, lubang hitam di alam semesta adalah salah satu benda langit yang paling misterius, mereka dengan rakus melahap dan menelan apa saja yang ada di sekelilingnya. Bahkan cahaya juga tak bisa lolos dari cengkramannya. Sementara itu, ada ilmuwan yang dengan berani menduga, bahwa tidak tertutup kemungkinan ada kehidupan cerdas di dalam lubang hitam yang misterius ini. Untuk membuktikan jawaban ini, selama ini para ilmuwan terus berupaya melakukan penelitian mendalam terkait lubang hitam.

Mungkin banyak yang pernah mendengar tentang lubang hitam, tapi sedikit yang tahu tentangnya. Selama ini, lubang hitam selalu memberikan sensasi kemisteriusannya, ada semacam kekuatan yang sangat kuat, yang kerap membuat kita merenung kembali apa sebenarnya yang ada di dalam lubang hitam itu. Sebenarnya lubang hitam merupakan sebuah singularitas berupa kumpulan materi dalam seluruh jagat-raya, dengan kerapatan tak terbatas, kelengkungan ruang-masa, temperatur yang tak terhingga, dan volume yang kecilnya tak terbatas serta langit yang sebagian hampa di sekitarnya, dan di dalam lingkup langit ini tidak terlihat. Simak ulasan berikut ini.

Lubang hitam supermasif dianggap sebagai perusak di jagad raya, namun, suatu bentuk kehidupan kemungkinan ada di dalam lubang hitam supermasif.

Lubang hitam merupakan benda langit yang ekstrim kuat gravitasinya, sampai-sampai cahaya juga tidak bisa lolos darinya, karena itu disebut lubang hitam.

Namun, ada juga ilmuwan yang menyangsikan pandangan tersebut, segala bentuk materi apapun tidak akan bisa lolos dari gravitasi lubang hitam yang sangat kuat, karena itu tidak dapat memastikan apakah teori itu benar, kata ilmuwan.

Kosmolog terkemuka asal Rusia, Vyacheslav Dokuchaev berpendapat bahwa kehidupan bisa saja terdapat di lubang hitam supermasif. Menurutnya, dalam lubang hitam supermasif sebenarnya terdapat kondisi yang mendukung kehidupan. Makhluk yang hidup dalam lubang hitam akan berevolusi menjadi makhluk yang paling maju di semesta.

Dokuchaev menjelaskan bahwa ada bukti kemungkinan kehidupan di lubang hitam, dalam jurnal yang dipublikasikan Cornell University, AS, disebutkan bahwa di dalam lubang hitam ada sebuah wilayah di mana foton bisa tetap ada dalam orbit periodik yang stabil. Menurutnya, jika ada foton yang bisa “selamat,” maka sangat mungkin ada planet yang juga eksis.

Di permukaan luar lubang hitam masih ada sebidang area yang disebut “Cauchy horizon,” di mana ruang-masa di sini dalam keadaan stabil. Dan di “Cauchy horizon” ini mungkin terdapat kehidupan, namun, kondisi kehidupan mereka sangat jauh berbeda dengan kehidupan di Bumi, mereka mampu menahan fluktuasi gravitasi pasang surut.

Dokuchaev mengatakan, besar kemungkinan terdapat kehidupan atau peradaban yang sangat maju di dalam lubang hitam. Tingkat peradaban mereka jauh lebih maju daripada manusia, suatu peradaban cerdas yang sudah tergolong Type III dalam skala Kardashev, yang sama sekali tidak dapat diamati dari luar lubang hitam.

Skala Kardashev adalah sebuah skala yang dikembangkan oleh astronom Rusia, Nikolai Kardashev, untuk mengukur kemajuan sebuah peradaban secara astronomi. Type I ialah peradaban yang mampu memanfaatkan potensi planet yang dihuni, Type II adalah peradaban yang mampu memanfaatkan potensi tata suryanya, dan Type III bisa memanfaatkan potensi galaksinya.

Betapapun hebatnya argumen Dokuchaev, hal itu sulit untuk dibuktikan. Kita mungkin tak akan tahu apakah pendapat Dokuchaev benar atau salah sebab mengobservasi lubang hitam dan interiornya masih merupakan tantangan besar saat ini. Mungkin, pendapat Dokuchaev hanya akan bertahan sebagai teori. (secretchina/joni/rmat)

Share

Video Popular