Media Jerman, Jumat (25/3/2016) memberitakan bahwa polisi Jerman berhasil menangkap 2 orang yang diperkirakan memiliki hubungan dengan serangan teroris di Brussel pada hari kedua setelah serangan terjadi.

Media Der Spiegel dalam laporannya menyebutkan, salah satu pria itu tertangkap di sekitar kota Frankfurt pada Rabu (23/3/2016). Dalam ponsel pria tersebut ditemukan 2 pesan SMS yang ia terima dari pengiriman Khalid El Bakraoui, nama seorang pelaku bom bunuh diri yang diumumkan oleh kepolisian Belgia.

Menteri Dalam Negeri Jerman menolak memberikan komentar atas laporan Der Spiegel. Laporan Der Spiegel menyatakan bahwa pria itu mengaku menerima pesan SMS itu 3 menit sebelum ledakan yang terjadi di stasiun Maelbeek, Brussel. Dalam pesan SMS itu terdapat kata ‘fin’ yang berarti tamat dalam bahasa Prancis.

Islamic State/ IS mengaku bertanggung jawab terhadap serangan 2 lokasi di Brussel yang menyebabkan 31 orang meninggal dan lebih dari 270 orang luka-luka. Kejadian ini mendesak para pemimpin negara Eropa untuk segera mencari cara dalam mengatasi kerentanan keamanan lintas batas yang terjadi. Para militan kelahiran Eropa jauh lebih mudah untuk menghindari penangkapan polisi dan merencanakan serangan di kemudian hari.

Direktur Kantor Polisi Kriminal Federal Jerman (Bundeskriminalamt) Holger Muench mengatakan, IS tampaknya lebih gencar melakukan serangan-serangan karena menghadapi tekanan militer yang makin besar dari Irak dan Suriah.

Ini berarti bahwa Jerman juga tempat-tempat lainnya di Eropa sekarang menghadapi resiko serangan mereka lebih tinggi dibandingkan waktu lalu. Meningkatnya frekuensi serangan teror tidak dapat diabaikan. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular